Berita Wonogiri Terbaru

Kasus Kedua, Karyawan Tewas di Pabrik Wonogiri, Jatuh dari Lantai Dua saat Menyambung Kertas Putus 

Kejadian nahas dialami karyawan Pabrik di kawasan Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri Kota. Dia tewas terjatuh dari lantai dua.

Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Istimewa
Karyawan Pabrik Kertas yang ada di Desa Wonokerto Kecamatan Wonogiri Kota tewas terjatuh. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI- Kejadian nahas terjadi di pabrik kertas  yang ada di Desa Wonokerto, Kecamatan Wonogiri Kota.

Seorang buruh tewas setelah mengalami insiden kecelakaan kerja di dalam pabrik, Senin (3/10/2022).

Kades Wonokerto Suyanto yang langsung datang ke lokasi kejadian menyebut korban berinisial SK (52) warga Matesih Karanganyar.

Kecelakaan kerja itu bermula saat korban hendak menyambung kertas yang putus.

Namun tangan korban tersangkut saat sedang melakukan penyambungan kertas di mesin yang ada di lantai dua itu.

Alhasil korban terjatuh dari lantai dua dan meninggal dunia.

Akibat kecelakaan kerja itu, korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

Baca juga: Teka-teki Nasib PSSI Usai Tragedi Kanjuruhan, FIFA Buka Suara Terkait Banyaknya Korban Tewas

"Tadi setelah kejadian, saya dikabari perusahaan kemudian langsung ke lokasi bersama sejumlah pihak terkait," katanya kepada TribunSolo.com, Senin (3/10/2022)

Setelah itu, imbuh Kades, jenazah korban dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan.

Keluarga korban juga telah menerima insiden itu sebagai kecelakaan kerja dan sudah mengikhlaskan.

Perusahaan juga disebutnya telah melakukan langkah tindaklanjut seperti memberikan bantuan.

Peristiwa yang merenggut nyawa Sumingkir ini adalah kali kedua kecelakaan kerja di pabrik itu.

Sebelumnya, pada April lalu seorang karyawan juga meninggal dunia karena kecelakaan kerja disana.

Suyanto menuturkan, sudah ada evaluasi yang dilakukan perusahaan setelah insiden pertama dan kemudian diberi pengaman tambahan.

Atas kejadian yang nerenggut nyawa karyawan kali kedua ini, Kades selaku pemangku wilayah juga bakal melakukan evaluasi bersama dengan perusahaan.

"Tadi sudah ketemu manajemen juga, nanti kita evaluasi bersama supaya peristiwa seperti ini tidak terulang lagi. Kenapa ini bisa terjadi lagi padahal sudah ada pengaman, apa karena fisik pekerja atau apa nanti kita cari tahu dan cari cara antisipasinya," pungkasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved