Berita Sukoharjo Terbaru

Kejaksaan Tolak Permohonan Tahanan Luar Tersangka Pengrusakan Bekas Benteng Kartasura

Pihak tersangka kasus pengrusakan benteng Kartasura mengajukan permohonan tahanan luar. Namun, ditolak oleh Kejaksaan.

TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Kuasa Hukum MK, Bambang Ary Wibowo. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Kuasa Hukum MK, Bambang Ary Wibowo menjelaskan, pihaknya mengajukan permohonan tahanan luar.

MK merupakan tersangka kasus pengrusakan bekas benteng Keraton Kartasura.

Namun, pengajuan ini ditolak oleh kejaksaan.

"Kami mengajukan permohonan untuk tahanan luar. Tapi satu dan lain hal dari klien kami kali ini ada di Polres dulu," terangnya saat ditemui, Senin (3/10/2022).

Tersangka dikenai pasal 105 juncto pasal 66, UU no. 11 tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Ia terancam hukuman 1-15 tahun penjara dan denda Rp 500 juta - Rp 1 miliar.

Baca juga: Kasus Penjebolan Benteng Kartasura : Ketua RT & Warga Diperiksa, Diberondong 10 Pertanyaan Lebih 

Terhitung mulai Senin (3/10/2022) tersangka ditahan di Rutan Polres Sukoharjo.

Ia ditahan selama 20 hari sambil menunggu persidangan dimulai.

"Hasilnya sesuai mekanisme. Selain selesai tahap satu, juga masuk tahap kedua. Penyerahan tersangka dan barang bukti," terangnya.

Pihak penyidik dalam hal ini Balai Pelestarian Cagar Budaya telah menyerahkan berkas perkara dan 15 barang bukti ke jaksa penuntut umum.

"Mungkin dalam waktu dekat akan segera diajukan ke pengadilan," tuturnya.

Sekalipun menolak pengajuan tahanan luar, pihak kejaksaan menyelesaikan berkas perkara tidak akan lebih dari 20 hari.

Pihaknya juga tidak mengajukan penangguhan penahanan.

"Tidak mengajukan penangguhan penahanan. Kejaksaan akan segera melimpahkan," terangnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved