Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Liga 1

Kompolnas Bahas Tembakan Gas Air Mata di Tragedi Kanjuruhan, Diduga Ada Oknum Pemberi Instruksi

Kompolnas menjelaskan, ketika kerusuhan terjadi Kapolres Malang berada di luar stadion untuk menyiapkan pengamanan bagi Persebaya.

SURYAMALANG.COM/Purwanto
Kericuhan di Stadion Kanjuruhan, buntut kekalahan Arema FC atas Persebaya Surabaya 2-3, Sabtu (1/10/2022) malam. 

Artinya ada penambahan enam korban dari data sebelumnya yang berjumlah 125 orang korban jiwa.

"Sebelumnya enam korban ini tidak terdata karena langsung dievakuasi oleh keluarga secara mandiri ke rumah duka," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang Wiyanto Wijoyo.

Tragedi Kanjuruhan terjadi usai laga pertandingan anTARA Arema FC dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022).

Sesaat setelah wasit meniup peluit tanda pertandingan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB, ribuan suporter masuk ke lapangan.

Aparat lantas menembakkan gas air mata ke arah tribune penonton.

Ribuan orang akhirnya berhamburan, berdesak-desakan keluar hingga terinjak-injak. 131 nyawa melayang saat tragedi terkelam dalam sejarah sepak bola Indonesia itu terjadi.

(Kompas.com)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved