Liga 3
Liga 3 Keluarkan Jadwal Terbaru : Derby Lereng Merapi Persebi vs PSIK Bakal Tersaji pada 12 Oktober
Kompetisi Liga 3 bakal kembali dilanjutkan. Derby Lereng Merapi bakal tersaji dalam waktu dekat
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Sedianya, Persebi Boyolali bakal melawan AT Farmasi Solo di Stadion Kridanggo Salatiga, pada Minggu (2/10/2022) sore.
Namun, laga itu kemudian ditunda menyusul terbitnya surat dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Tengah terkait penundaan Liga 3 Jateng.
Padahal, kedua tim kala itu sudah hendak memasuki lapangan pertandingan untuk melakukan pemanasan.
Baca juga: Sikap Persis Solo untuk Tragedi Stadion Kanjuruhan : Kawal Supaya Ada Evaluasi & Penyelesaian
Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo mengatakan bahwa penundaan itu sebagai bentuk penghormatan atas insiden korban meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan, Malang.
"Penundaan itu hanya seminggu saja. Mudah-mudahan pertandingan bisa kembali digelar lagi setelah satu minggu ini," kata Kukuh, kepada TribunSolo.com, Selasa (4/10/2022).
Kukuh mengharapkan pihaknya berharap Liga 3 bisa kembali dilanjutkan lagi.
Selain itu, pihaknya juga bakal mengikuti regulasi pertandingan yang baru pasca insiden tersebut.
Termasuk siap melakoni laga tanpa kehadiran penonton.
"Kita belum tahu nanti regulasinya seperti apa. Apakah tanpa penonton atau harus bagaimana, prinsipnya kita siap," pungkasnya.
Persika Minta Liga Jalan dengan Evaluasi Menyeluruh
Kompetisi Liga 3 dihentikan selama sepekan pasca terjadinya Tragedi Kanjuruan, Sabtu (1/10/2022) lalu.
Pengelola klub Persika Karanganyar berharap liga tetap berjalan nantinya setelah sepekan dihentikan sementara.
Ketua Umum Persika Karanganyar, Juliyatmono mengatakan pihaknya masih menunggu jadwal terbaru Persika Karanganyar dalam kompetisi Liga 3 zona Jateng ini.
"Kami masih menunggu jadwal terbaru dari penyelenggara," ucap Juliyatmono kepada TribunSolo.com, Senin (3/10/2022).
Baca juga: Doa Ratusan Suporter dari Karanganyar untuk Tragedi Kanjuruhan Malang, Nyalakan Lilin Bersama
Baca juga: Overview Tribun Solo : Tragedi Kanjuruhan Malang, Publik Minta Hapus Gas Air Mata di Stadion
Juliyatmono berharap kompetisi liga di Indonesia masih tetap berjalan hingga selesai.