Mata Lokal Memilih
Sejumlah Kader Nasdem Mengundurkan Diri Setelah Anies Baswedan Dideklarasikan jadi Calon Presiden
Kemudian disusul sejumlah kader Partai NasDem di Kota Semarang juga mengundurkan diri.
Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
TRIBUNSOLO.COM - Setelah Partai NasDem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai Calon Presiden 2024, sejumlah kadernya memutuskan untuk mengundurkan diri.
Tercatat, Andreas Acui Simanjaya dan Niluh Djelatik telah mundur dari NasDem.
Kemudian disusul sejumlah kader Partai NasDem di Kota Semarang juga mengundurkan diri.
Baca juga: Anies Baswedan Bebas Tentukan Cawapres Sendiri Tanpa Dipilihkan oleh NasDem, Ini Alasannya
Diberitakan Kompas.com, Sekretaris Pemuda NasDem Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Kota Semarang, Hanandityo Narendro mengatakan akan segera mengajukan surat pengunduran diri.
Satu penyebab Hanandityo mengundurkan diri adalah karena tak setuju dengan keputusan partai yang mengusung Anies Baswedan jadi calon presiden.
"Minggu ini saya akan kirim surat pengunduran diri secara resmi ke partai,"
"Menurut saya Anies Baswedan pernah terlibat dalam politik identitas yang menurut saya tak pas," tutur Hanandityo.
Baca juga: Jokowi Ajak Ganjar Pranowo Naik Mobil Kepresidenan saat Kunjungan Kerja di Batang, Ini Kata Pengamat
Tak hanya Hanandityo, Wakil Sekretaris DPD Partai NasDem Kota Semarang, Shafiq Pahlevi Pontoh juga ikut mengundurkan diri.
Bahkan ia sudah mengundurkan diri dari NasDem.
"Saya sudah mengundurkan diri," jelasnya.
Ia mengundurkan diri karena sudah tak sejalan dengan partai.
"Tidak lagi sesuai dengan hati nurani dan lebih baik mengundurkan diri," jelasnya.
Baca juga: Baim Wong dan Paula Verhoeven Akan Diperiksa Polisi pada Hari Jumat 7 Oktober, Soal Prank KDRT
Sementara itu, Zulfan Lindan yang merupakan politikus Partai NasDem mempersilahkan kader untuk keluar dari partai jika tak setuju atas dideklarasinya Anies Baswedan.
"Yang tidak setuju dengan Anies silakan saja keluar, tapi yang dukung Anies juga banyak," kata Zulfan dalam sebuah diskusi di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (5/10/2022).
Ia juga menceritakan bahwa sebelum ada deklarasi, sudah ada dua kader yang mundur dari NasDem.