Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Berita Boyolali Terbaru

Kemeriahan Peringatan Hari Santri Nasional di Lereng Merapi: Ada Kirab Budaya dan Gebyar Maulid Nabi

Hari santri nasional (HSN) 2022 diperingati secara meriah Ranting NU Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Minggu (16/10/2022). 

Penulis: Tri Widodo | Editor: Adi Surya Samodra
TribunSolo.com / Tri Widodo
Peserta kirab budaya hari santri nasional di Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo melintasi jalan utama Solo-Selo-Borobudur untuk menuju Joglo Ageng Cepogo, Minggu (16/10/2022) 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo

TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Hari santri nasional (HSN) 2022 diperingati secara meriah Ranting NU Desa Mliwis, Kecamatan Cepogo, Minggu (16/10/2022). 

Kegiatan ini diawali dengan Kirab Budaya dari Alun-alun Pancasila menuju Joglo Ageng Cepogo. 

Ribuan warga tumplek blek mengikuti kegiatan tersebut. 

Berbagai antraksi pertunjukan seni pun dihadirkan dalam kirab itu. 

Dibarisan paling depan, diisi oleh barisan pembawa bendera merah putih. 

Baca juga: Pemilu 2024 : Kursi DPRD Boyolali Bertambah, Dari 45 Jadi 50, Golkar Target Raih 6 Kursi Dewan

Baca juga: Syarat Tanah Terkena Tol Solo-Jogja Bisa Dibayar Meski Sertifikatnya Hilang, Ini Kata BPN Boyolali

Kemudian diikuti ibu-ibu, dan berbagai kelompok kesenian seperti Rodat, Grup percusi Drumblek dan peserta lainnya. 

Selain itu, ada juga peserta yang memakai kostum unik dalam kirab ini. 

Mereka mengenakan jubah putih serta penutup kepala layaknya orang Arab.

Aksi mereka pun mengudang gelak tawa dari warga masyarakat sekitar yang menyaksikan kirab ini.

Acara kemudian dilanjutkan dengan gebyar Maulid Nabi di Pendopo Joglo Ageng Cepogo dan pembagian dooprize. 

Ketua Ranting NU Mliwis, Kecamatan Cepogo, Suprapto mengatakan kirab budaya yang dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Nabi ini merupakan pertemuan akbar warga Nahdliyin Desa Mliwis. 

“Tujuan kita merapatkan barisan untuk memberikan kontribusi terhadap Bangsa Indonesia. Melalui persatuan dan kesatuan dalam menjaga kedaulatan NKRI,” katanya kepada TribunSolo.com.

Persatuan dan kesatuan warga ini penting dalam menjaga keutuhan bangsa Indonesia. 

Sebab, menurutnya ancaman untuk memecah belah NKRI ini masih ada dan perlu diwaspadai. 

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved