Berita Boyolali Terbaru
Erupsi Merapi 2010 Jadi Awal Teror Geng Kera ke Warga Gobumi di Boyolali : Turun Gunung Cari Makan
Kehidupan warga Gobumi yang tenang terusik oleh geng kera yang turun gunung semenjak erupsi Merapi 2010 silam
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Saat ini, populasinya sudah ribuan ekor kera.
Baca juga: Kuliner Boyolali: Bakso Buaya Darat, saat Dibuka Penuh dengan Isian Daging dan Urat
"Makanya ini petani harus nunggu dan memasang jaring keliling. Supaya tanaman bunga tidak rusak," kata Widiyanto.
"Tunas muda dari bunga mawar bakal makan juga," jelasnya.
Meski telah dipagar keliling dengan jaring, namun kawanan kera ini masih bisa menerobos.
Dimana kalau ada pohon yang ada di sekitar ladang maka, ribuan kera ini akan naik semua supaya pohon itu mendoyong ke lahan setelah melewati pagar jaring.
Selain itu, kera ini juga punya cara lain untuk menembus pagar ini.
Yakni dengan cara menaikkan salah satu titik pagar untuk mereka masuk.
Baca juga: Niatnya Nyetrum Ikan di Kali Pepe, Warga Boyolali Ini Kaget Dapatnya Mayat : Jenis Kelamin Laki-laki
"Tak gagas-gagas, kawanan kera ini tak pernah kehabisan akal untuk bisa mengbrak-abrik lahan kami ini," jelasnya.
Dia pun berharap adanya solusi yang bisa diberikan untuk mengatasi permasalahan warga ini.
Sebab, jika dibiarkan terus menerus, tak banyak generasi yang mau tinggal di Dukuh yang paling tinggi ini.
"Sektor pertanian sudah tidak bisa diandalkan, mau cari apa lagi disini," pungkasnya.
(*)