Berita Wonogiri Terbaru
Buruh Minta UMK Wonogiri 2023 Naik 8-9 Persen, Jadi Rp 1,9 Juta
Buruh Wonogiri tidak banyak menuntut untuk kenaikan UMK Wonogiri 2023. Mereka hanya meminta kenaikan 8-9 persen saja.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) berharap ada kenaikan UMK Wonogiri 2023.
Mereka tidak mematok tinggi kenaikan UMK Wonogiri 2023 ini, hanya 8-9 persen.
Ketua SPSI Wonogiri, Seswanto mengaku pihaknya mendapat informasi bahwa di sejumlah daerah ramai diperbincangkan kenaikan UMK 10 persen.
"Kalau UMK Wonogiri 2023 bisa naik 8-9 persen itu sudah bagus karena kondisinya juga seperti ini," ujarnya, kepada TribunSolo.com, Senin (31/10/2022).
Dia menjelaskan, kondisi yang dimaksudkan adalah dunia usaha perlahan sedang bangkit usai pandemi Covid-19.
Baca juga: Buruh Solo Menghadap Gibran, Minta UMK Solo 2023 Naik Rp 200 Ribu
Dengan begitu, kenaikan 8-9 persen dinilai cukup.
Saat ini, UMK Wonogiri tahun 2022 sebesar Rp 1.839.043.
Jika benar bisa naik 8 persen, besaran UMK Wonogiri 2023 nanti adalah Rp 1.986.167.
Menurutnya, penetapan UMK itu biasanya dilakukan di akhir November.
Pihaknya berharap UMK Wonogiri 2023 bisa naik sebesar 8-9 persen.
"Kalau UMK naik di atas 10 persen seperti daerah lain, di Wonogiri tidak kuat," kata Seswanto.
Baca juga: Nasib Penjual Tempe di Wonogiri : Untung Tak Seberapa, Pembeli Bayar Pakai Uang Palsu Rp 100 Ribu
"Nanti keputusannya seperti apa kan diputuskan gubernur. Yang kita harapkan naik 8-9 persen, kita juga lihat kondisi," imbuh dia.
Disisi lain, Sekretaris Apinndo Wonogiri, Gangsar Laksono, ketika dimintai tanggapan soal harapan kenaikan UMK sebesar 8-9 dari SPSI, pihaknya mengaku masih melakukan penjajakan.
Kendati demikian, pihaknya menampung aspirasi pekerja terkait harapan kenaikan UMK itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-pekerja-di-salah-satu-perusahaan-di-Wonogiri.jpg)