Berita Klaten Terbaru

Temukan ODCB, Desa Nglumbang Ndungik Siap Dirikan Rumah Cagar Budaya Berbasis Masyarakat

Penemuan ODCB berupa batuan yang menyerupai yoni menjadi titik awal keinginan masyarakat membuat rumah cagar budaya di Desa Nglumbang Ndungik

Tribunsolo.com/Zharfan Muhana
Perwakilan Museum Ronggowarsito Jawa Tengah, KPCB Klaten, dan pihak Desa Soropaten mengunjungi lokasi obyek diduga cagar budaya (ODCB) di Dukuh Nglumbang Ndungik, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Kabupaten Klaten, Kamis (10/11/2022). 

Laporan Wartawan Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Masyarakat Nglumbang Ndungik melalui Komunitas Pemerhati Cagar Budaya (KPCB) Desa Nglumbang Ndugik tengah berupaya membuat rumah cagar budaya.

Rumah cagar budaya berbasis masyarakat itu rencananya bakal dibangun di Dukuh Nglumbang Dungik, Desa Soropaten, Kecamatan Karanganom, Klaten.

Awal keinginan itu muncul bermula saat masyarakat dan pihak pemerintah desa ingin menelusuri jejak kehidupan sosok yang pertama kali hidup di Desa Nglumbang Ndungik.

"Awalnya hanya ingin mencari cikal bakal desa, setelah ditemukan beberapa waktu setelahnya masyakarat juga menemukan benda cagar budaya, " ujar Kepala Dusun II Desa Soropaten, Sarono, kepada TribunSolo.com, Jumat (11/11/2022).

Baca juga: Bikin Resah, Monyet Ekor Panjang Berkeliaran di Mireng Klaten: Cari Makan di Lahan Warga

Saat mencari cikal bakal desa, masyarakat sudah dibimbing KPCB Klaten.

Sehingga saat ini kegiatan ini masih berlangsung dan dibuatkan dibentuk kepengurusan dan dikuatkan Surat Keputusan (SK) oleh Kepala Desa (Kades) Soropaten.

"Masyarakat selalu dilibatkan, setiap malam Minggu Legi diadakan sarasehan membahas ODCB (objek diduga cagar budaya) dan kegiatan gotong royong dihari Minggu Legi nya, " ujarnya.

Sebelumnya perwakilan kelompok ini berkunjung ke Museum Ronggowarsito Jawa Tengah.

Kunjungan ini guna mengetahui mekanisme mengajukan pendirian museum.

Baca juga: Kuliner Klaten : Intip & Legondo di Desa Ngreden, Dijual Hanya Tiap Kamis, Dulu Disantap Peziarah

Kelompok ini awalnya bersemangat untuk membuat museum desa, namun setelah mengetahui mekanisme yang panjang, mereka mengurungkan niat tersebut.

Mereka lantas menggagasnya menjadi rumah cagar budaya, guna menampung temuan ODCB juga sebagai tempat edukasi tentang cagar budaya.

Ketua KPCB Klaten, Wisnu Hendrata menyatakan pihak KPCB Klaten hanya menjembatani keinginan kelompok warga yang berinisatif melestarikan ODCP marjinal atau belum tersentuh di sekitar desa.

"Dari KPCB mencoba mewujudkan dan mengedukasi pelestarian berbasis masyarakat, harapannya masyarakat dengan sadar melestarikan," ujar Wisnu.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved