Klaten Bersinar
Pemkab Klaten Gratiskan Peserta Muktamar Muhammadiyah ke Obyek Wisata: Cuma Modal Identitas Peserta!
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo
TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Pemkab Klaten turut menyemarakkan Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah di Solo pada 18-20 November.
Cara yang digunakan Pemkab Klaten adalah menggratiskan sejumlah objek wisata untuk peserta muktamar.
Hanya bermodalkan menunjukkan identitas kartu peserta muktamar, mereka bisa langsung masuk ke obyek wisata yang dikelola Pemkab Klaten tanpa keluar biaya sepeserpun.
Ada dua lokasi wisata yang akan digratiskan untuk peserta muktamar.
Baca juga: 92 Nama Calon Sementara Anggota di Muktamar Muhammadiyah : Ada Muhadjir Effendy hingga Haedar Nashir
Lokasi itu adalah Omec dan Umbul Jolotundo.
"Untuk wisatawan dari peserta muktamar, boleh masuk gratis ke obyek wisata milik Pemerintah Kabupaten Klaten, cukup menunjukkan identitas kepesertaan yang bersangkutan," jelas Bupati Klaten, Sri Mulyani, kepada TribunSolo.com, Jumat (18/11/2022).
Selain itu, Pemkab juga telah mempersiapkan sarana dan prasarana saat menerima peserta dan penggembira muktamar yang diperkirakan sampai dengan 3 juta orang.
"Untuk Muktamar Muhammadiyah saya sangat mendukung. Pak Sekda dengan seluruh kepala OPD dan Camat sudah saya persiapkan jauh-jauh hari," katanya.
"Baik itu wisata, hotel, sekolah yang mau dipakai untuk penginapan juga sudah disiapkan," tegasnya.
Baca juga: Muktamar Muhammadiyah, PDM Klaten Berharap Ketua Umum yang Berwawasan Kebangsaan dan Keislaman
Sri Mulyani mengatakan jika sejumlah tempat wisata lainnya juga telah disiapkan bersama panitia muktamar bagi para peserta muktamar yang ingin menikmati tempat wisata di Kabupaten Klaten.
Khususnya di lokasi wisata air yakni di Kecamatan Tulung, Polanharjo dan Jatinom.
Diperkirakan sebanyak 8.600 diantara 3 juta peserta akan menginap di Klaten.
Untuk itu, Sri Mulyani berharap para pedagang mampu memanfaatkan momentum tersebut semaksimal mungkin.
Dirinya juga meminta kepada pelaku usaha untuk menggunakan momen tersebut sebagai ajang promosi terutama produk kuliner hasil UMKM di wilayah Klaten.
Baca juga: Pemkab Klaten Gaungkan Panen 4 Kali Lewat Program IP 400, Wujudkan Klaten Mandiri Pangan
Sri Mulyani menekankan bagi para pedagang agar tidak menaikkan harga hanya untuk keuntungan semata.
"Saya minta kepada pelaku usaha saya minta harga jangan mentung atau menaikkan harga, harganya cukup seperti biasa, standar saja, yang kita maksimalkan adalah momennya," tegasnya.
"Untuk para peserta saya persilahkan untuk mampir (ke Klaten) dan untuk pedagang kalkulatornya jangan rusak pakai harga yang wajar," tambahnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Bupati-Klaten-Sri-Mulyani-ketika-ditemui-TribunSolocom-di-Pendopo-Pemkab-Klaten.jpg)