Munas HIPMI
Munas HIPMI di Solo Jadi Pertemuan Pengusaha Terbesar Sepanjang Sejarah, Dihadiri Presiden Jokowi
Munas HIPMI ke XVII yang digelar di Solo dikabarkan jadi pertemuan pengusaha terbesar sepanjang sejarah. Presiden Jokowi juga hadir.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Presiden Joko Widodo menghadiri Munas Hipmi di Alila Hotel pada pukul 09.50 WIB.
Acara pun segera dimulai dengan menyanyikan Indonesia Raya. Lalu dilanjutkan dengan Mars Hipmi
Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) ke XVII digelar di Hotel Alila Solo pada 21-23 November 2022.
Tiga kandidat calon ketua akan berkompetisi untuk menduduki Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) 2022-2025.
Tiga kandidat tersebut di antaranya Wakil Ketua Umum BPP Hipmi Akbar Himawan Buchari, Ketua Bidang Keuangan dan Perbankan BPP Hipmi Anggawira, dan Sekretaris Jenderal BPP HIPMI Bagas Adhadirgha.
Jadi Pertemuan Terbesar
Tari tradisional kontemporer menjadi persembahan pembuka Musyawarah Nasional Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Munas HIPMI) ke XVII digelar di Hotel Alila Solo pada 21-23 November 2022.
Munas ini dihadiri Presiden Joko Widodo, Ketua DPR RI Puan Maharani, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Menteri BUMN Eric Thohir, Teten Masduki, Kapolri Listyo Sigit, dan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.
Plt Ketua Umum BPP HIPMI Eka Sastra menjelaskan, Munas di Kota Solo ini pertemuan terbesar sepanjang sejarah.
"Ada 4000 pengusaha muda dari sabang sampai merauke. Insyaallah ekonomi bergerak terutama yang berbasis UMKM," jelasnya.
Para pengusaha tersebut berkumpul di Solo karena memiliki cita-cita yang sama.
Baca juga: Presiden Jokowi Bikin Heboh Munas HIPMI di Solo, Beri Kode Puan Maharani Sosok Calon Presiden
"Dengan jumlah penduduk terbesar dan sumber daya alam yang melimpah. Indonesia maju jika pengusaha besar dan memiliki wawasan kebangsaan. Itu alasan HIPMI 50 tahun lalu berdiri," terangnya.
Pengusaha yang dicetak oleh HIPMI tidak hanya bekerja mencari untung.
"Kami bekerja untuk memperbanyak jumlah pengusaha dan memperluas wawasan kebangsaan. Semboyan kami pengusaha pejuang dan pejuang pengusaha," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/bahlil-lahadalia-munas-hipmi-solo.jpg)