Berita Klaten Terbaru

Bukan Pembunuhan, Mayat Pria yang Ditemukan di Cawas Klaten karena Punya Riwayat Sakit Jantung

Penemuan mayat di area persawahan di Dukuh Krambil Sawit, Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten bukan pembunuhan, Senin (28/11/2022).

Penulis: Zharfan Muhana | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Dok Polsek Cawas
Penemuan mayat di area persawahan di Dukuh Krambil Sawit, Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten bukan pembunuhan, Senin (28/11/2022). Polisi dan warga berbondong-bondong ke lokasi. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Zharfan Muhana

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Penemuan mayat di area persawahan di Dukuh Krambil Sawit, Desa Burikan, Kecamatan Cawas, Kabupaten Klaten bukan pembunuhan, Senin (28/11/2022).

Kapolsek Cawas, AKP Jaka Waloya menekankan, mayat yang ditemukan adalah Sukadi (46) warga Dukuh Krangkungan.

Istri korban kata AKP Jaka menjelaskan, korban pergi sejak malam Minggu (27/11/2022) sekitar pukul 19.30 WIB.

Korban berpamitan berangkat mencari jangkrik di persawahan sekitar Desa Burikan.

Hingga pagi hari, korban diketahui belum juga pulang, sehingga keluarga mencari-cari.

"Korban diketahui memiliki riwayat sakit jantung kurang lebih 2 tahun terakhir, dan rutin setiap 4 bulan sekali kontrol. Namun 4 bulan terkakhir korban tidak mengontrolkan sakitnya, " ujarnya.

Ternyata Sukadi ditemukan oleh Perangkat Desa Haryono saat akan mengecek sawahnya.

Haryono disebut Jaka, kaget bukan kepalang.

"Posisi keadaan tengkurap, tidak terlihat wajahnya," ungkapnya.

Polisi yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) hingga melakukan identifikasi.

Kedatangan personel dipimpin Kanitreskrim dan Kanit Identifikasi Polres Klaten.

"Dicek ternyata Sukadi (46) seorang buruh harian lepas warga Dukuh Krangkungan," jelas dia.

Saat itu kata dia, polisi melakukan klarifikasi saksi-saksi yang ada, dan pengecekan barang bukti jenazah berdasarkan hasil pemeriksaan luar.

"Tidak ditemukan tanda- tanda kerkerasan atau penganiayaan," ujar dia.

Baca juga: Ada Kapur Barus dan Bedak Bayi di Rumah Keluarga Tewas Kalideres, Ternyata Bukan untuk Awetkan Mayat

Baca juga: Analisa Dokter Forensik soal Penyebab Kematian Keluarga di Kalideres, Kulit Mayat Bisa Jadi Petunjuk

Pihak keluarga korban menerima kejadian tersebut dan dikuatkan dengan surat pernyataan.

Oleh pihak Polsek Cawas, korban diserahkan ke keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved