Berita Solo Terbaru

Jelang Penetapan UMK Solo 2023, Gibran Kantongi Kesepakatan Buruh dan Pengusaha, Tapi Angka Rahasia

Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah telah ditetapkan 8,01 persen sesuai pengumuman Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Tribunnews.com/Jeprima
Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka. Dia mengklaim telah mengantongi angka Upah Minimum Kota (UMK) Solo 2023. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengklaim telah mengantongi angka Upah Minimum Kota (UMK) Solo 2023.

Namun, ia enggan menyebutkan berapa persen kenaikan upah minimum yang akan diberlakukan tahun 2023.

"Sudah ada kesepakatan serikat buruh dan pengusaha. Saya sudah ada angka-angkanya," jelasnya kepada TribunSolo.com, Senin (28/11/2022).

Padahal, buruh dan pengusaha saat ini masih tarik ulur mengenai kenaikan upah ini.

Meski Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah telah ditetapkan 8,01 persen sesuai pengumuman Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Besaran ini sudah lebih tinggi dari hitungan yang didasarkan PP nomor 36 tahun 2021 yang disepakati oleh para pengusaha.

Gibran mengaku telah mengikuti aturan yang ada dalam menetapkan upah minimum ini.

Ia berjanji mengakomodasi kedua belah pihak.

Baca juga: Ganjar Umumkan UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen, Serikat Buruh Boyolali : Sebulan Butuhnya Rp 3 Juta

Baca juga: Bocoran UMK Sragen 2023, Disnaker : Kenaikan Belum Tentu Sama dengan UMP Jateng 2023, Diatas Inflasi

"Sesuai regulasi yang sudah ada. Kedua pihak sudah duduk bareng," terangnya.

"Kita penginnya semua win-win. Pengusaha juga baru recovery. Kebutuhan pekerja juga semakin bertambah," tuturnya.

Ia pun siap jika ada penolakan dari salah satu pihak.

"Kita tinggal mutusi aja. Tunggunen sek. Ini masa-masa yang menantang," terangnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved