Klaten Bersinar

Satpol PP Klaten Luncurkan Aplikasi Smart Damkar Guna Percepat Penanganan Kebakaran

Tribunsolo.com/Dok. Kominfo Klaten
Bupati Klaten, Sri Mulyani saat mengukuhkan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kabupaten Klaten di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin (28/11/2022).  

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Klaten meluncurkan aplikasi Smart Damkar dan Emergency Call.

Aplikasi ini diluncurkan guna mempercepat proses pelaporan pelayanan pelaporan terutama terkait keadaan darurat.

Secara resmi peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Bupati Klaten, Sri Mulyani di Pendopo Kabupaten Klaten, Senin (28/11/2022). 

Peresmian itu ditandai dengan pemukulan gong yang disaksikan Sekda Kabupaten Klaten, Asisten, Staff Ahli, Kepala OPD, Camat dan tamu undangan. 

Selain peluncuran aplikasi, dalam kegiatan tersebut sekaligus dilakukan pengukuhan Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) Kabupaten Klaten. 

Baca juga: Pemkab Klaten Tetap Gencarkan Vaksinasi Dosis Ketiga : Tekan Penularan dan Kematian Akibat Covid-19

Nantinya aplikasi Smart Damkar bisa diunduh bagi masyarakat pengguna android melalui bit.ly/Smart_DamkarKlaten. 

Tetapi masyarakat diwajibkan login terlebih dahulu menggunakan email aktif dan melakukan pelaporan dengan memilih jenis kejadian dengan disertakan alamat kejadian secara real time dan melampirkan foto kejadian.

Selain itu, Satpol PP Damkar Klaten juga menyediakan panggilan darurat melalui WhatsApp dengan nomor layanan 085860000113.

Kepala Satpol PP dan Damkar, Joko Hendrawan menyampaikan bahwa aplikasi tersebut diluncurkan untuk mempermudah pelaporan penanganan keadaan darurat.

Salah satunya adalah untuk pemenuhan response time pelayanan pemadaman api yakni 15 menit. 

Sementara itu, sukarelawan yang dikukuhkan mencapai ratusan orang tersebut merupakan bentuk tindak lanjut SK Mendagri terkait pembentukan sukarelawan.

Sebelumnya mereka secara sukarela mendaftar secara online sebanyak 117 orang.

Baca juga: Pemkab Klaten Luncurkan Program Layanan Online Katca Ketawa saat Peringatan HAU dan HDI

Ada pula 200-an orang yang mendaftar secara offline melalui pemerintah desa serta kecamatan.

Joko menambahkan sukarelawan tersebut telah mendapatkan pelatihan tentang tata cara penanganan kebakaran ringan.

“Paling tidak ketika terjadi kondisi darurat, mereka bisa menunjukkan lokasi kepada petugas Damkar atau ketika ada kebakaran ringan, mereka bisa menangani karena mereka sebelumnya sudah kami latih," terangnya. 

Dengan hadirnya sukarelawan tersebut, diharapkan dapat membantu ketika terjadi peristiwa kebakaran.

"Saat ini memang kejadian yang dilaporkan ke Damkar sangat kompleks, tidak hanya kejadian kebakaran. Memang belum semua desa ada sukarelawan. Harapan kami setiap desa punya dua sukarelawan,” tambahnya. 

Bupati Klaten, Sri Mulyani memberikan apresiasi kepada Satpol PP dan Damkar Kabupaten Klaten lantaran aplikasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Dengan layanan pelaporan aplikasi Smart Damkar. Tentunya semakin mudah diakses oleh masyarakat, dimanapun dan kapanpun. Serta layanan panggilan berbasis WhatsApp yang dilakukan peluncuran hari ini,” jelas Bupati Klaten.

Baca juga: Bangga! Lewat Program Pusat Informasi Sahabat Anak, Perpustakaan Klaten Jadi Percontohan Nasional

Dirinya berharap dengan dikukuhkan Redkar dapat memperkuat Petugas Damkar Klaten.

“Saya sangat bangga dengan sukarelawan yang ada di klaten. sukarelawan yang tangguh dan siap menjadi garda terdepan serta membantu pemerintah dan masyarakat,” ujar Mulyani. 

Sri Mulyani juga meminta bahwa Redkar harus siap siaga selama 24 jam dalam melayani masyarakat dengan baik tanpa membedakan status dan harus selalu menjadi garda terdepan.

“Jadi petugasnya harus benar-benar yang handal, cakap menerima telepon dari aduan masyarakat,” tambahnya.

(*)