Pernikahan Kaesang dan Erina

Mrajak Sewu Bakal Lengkapi Dekorasi Pernikahan Kaesang dan Erina, Gambarkan Berdirinya Mataram Islam

Mrajak Sewu menjadi bentuk tolak bala agar prosesi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono berjalan baik tanpa halangan

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Mrajak Sewu, salah satu unsur dekorasi dalam pernikahan Kaesang dan Erina yang dibuat oleh Asmoro Decoration. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pernikahan Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono bakal dihiasi berbagai macam dekorasi.

Salah satu unsur di dalamnya adalah Mrajak Sewu.

Art Director Asmoro Decoration Pandji Vasco Da Gama mengungkapkan Mrajak Sewu menjadi bentuk tolak bala agar prosesi pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono 11 Desember mendatang dapat berjalan baik tanpa halangan. 

Selain itu, unsur Mrajak Sewu menggambarkan berdirinya Mataram Islam.

Baca juga: Berkonsep Pesta Rakyat, Ngunduh Mantu Kaesang-Erina Bakal Sebar Udik-Udik & Dihadiri 300 Orang

"Mataram Islam kami bikin satu visual Mrajak Sewu. Kita ambil dari konsep berdirinya Mataram Islam," jelasnya saat ditemui TribunSolo.com, Selasa (29/11/2022).

Amatan TribunSolo.com, Mrajak Sewu ini terdiri dari punden berbentuk trapesium yang dicover dengan daun jati.

Hal itu adalah bentuk imajinasi dari Alas Donoloyo yang menjadi berdirinya Keraton Jogja dan Keraton Solo.

Di atasnya terdapat kelapa cengkir dan beberapa bilah bambu dimana ujungnya ditancapkan cabai.

"Kalau untuk cengkir gading sebuah filosofi kencenge pikir bahwa ini sebuah kegiatan yang sungguh-sungguh dan dipertimbangkan," kata Pandji.

Baca juga: Arti Kaesang dan Erina Ziarah ke Makam Raja-raja Mangkunegaran di Girilayu, Sejarawan : Minta Izin

"Bambu dan lombok (cabai, -red) itu identifikasi dari sebuah hajatan agar apam mendukung semua kegiatan ini," jelasnya.

Setidaknya akan ada 6 Mrajak Sewu yang menjadi bagian dari dekorasi di Loji Gandrung.

"Ini nanti melengkapi gebyok yang terdiri dari ornamen Solo dan Jogja," terangnya.

Berbagai macam bunga bernuansa putih akan menghiasi gebyok.

Baca juga: Menu-menu Pernikahan Kaesang-Erina : Sang Penyedia Katering Sonokembang, Bukan Katering Milik Gibran

"Ada bunga anggrek, casablanca, peacock, baby breath, bersama material daun yang lain yang nuansanya putih," tuturnya.

Loji Gandrung merupakan venue dimana Kaesang dan Erina melakukan prosesi adat.

Selanjutnya pengantin akan melakoni kirab sampai Pura Mangkunegaran untuk melangsungkan acara resepsi dengan para tamu.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved