Berita Karanganyar Terbaru

Tanggapan Buruh Outsourcing Asal Karanganyar Soal UMP Jateng 2023 Naik 8,01 Persen : Angin Segar

Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023 naik 8,01 persen mendapat tanggapan dari buruh di Karanganyar.

Tribunnews/Jeprima
ILUSTRASI : Kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023 naik 8,01 persen mendapat tanggapan dari buruh di Karanganyar. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Gubernur Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Jawa Tengah tahun 2023 naik 8,01 persen atau Rp 145.234,26.

Kenaikan UMP sebesar 8,01 persen merupakan angin segar bagi buruh pabrik karena UMK Karanganyar pada tahun 2022 sebesar Rp 2.064.313

Buruh outsourcing asal Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar Sutrisna (30) mengatakan, kenaikan UMP sebesar 8,01 persen itu merupakan kabar baik.

"Kalau dari saya pribadi, semua keputusan itu sudah diperhitungkan matang-matang oleh dari pemprov, saya rasa kenaikan sekitar itu merupakan angin segar," kata Sutrisna, kepada TribunSolo.com, Selasa (29/11/2022)

Sutrisna mengatakan dari keputusan tersebut pasti ada plus dan minusnya, sehingga dia bisa menerima dan menghargai keputusan tersebut.

"Toh semua itu ada bidang-bidangnya, yang mengurusi soal itu (UMP)," ujar Sutrisna.

Dia menuturkan permasalahan yang terjadi saat ini bukan soal nominal upah buruh, melainkan masalah status buruh yang hanya bisa berkerja dengan jangka waktu singkat.

Baca juga: Tolak Gunakan Permenaker di UMK Karanganyar 2023, Apindo Karanganyar Kukuh Pakai PP No.36 Tahun 2021

Baca juga: Daftar UMP 2023 : Provinsi Jawa Tengah Terendah, Masih di Bawah DIY

"Namun yang jadi problem yaitu posisi kami sebagai buruh, jadi tiap tahun lelangan perusahaan, kita kerja di perusahaaan mungkin paling lama kerja 1-2 tahun saja," ungkap Sutrisna.

Ia berharap dirinya sebagai buruh outsourcing bisa menjadi karyawan dari pihak pertama yaitu Balai Besar Guru Penggerak (BBGP).

"Percuma kita protes ke sana ke sini, yang penting kita dimasa-masa sekarang ini, kita dapat pekerjan plus upah, buat kebutuhan kita sehari-hari," kata Sutrisna. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved