Berita Sragen Terbaru

Geger Jejak Kaki Diduga Macan Tutul di Jenar Sragen : Wujudnya Masih Misterius, Tapi Warga Ketakutan

Warga Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen digegerkan dengan kabar penemuan jejak kaki hewan yang diduga macan.

KOMPAS/NINO CITRA ANUGRAHANTO
Ilustrasi : Jejak kaki diduga macan. Itu menggegerkan warga Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen. Tetapi bentuknya masih misterius. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Warga Desa Ngepringan, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen digegerkan dengan kabar penemuan jejak kaki hewan yang diduga macan.

Camat Jenar, Dani Wahyu Setiawan mengatakan informasi tersebut belum bisa dipastikan kebenarannya. 

Namun, menurutnya memang ada laporan warga terkait keberadaan hewan yang diduga macan tutul di wilayah Dukuh Sendang Rejo. 

Itu membuat warga ketakutan, meskipun wujudnya masih misterius.

"Masih belum pasti, pengakuannya seperti itu (ada warga yang pernah melihat)," ujarnya saat dihubungi TribunSolo.com, Jumat (2/12/2022). 

Ia menerangkan, berdasarkan laporan yang diterimanya, Muspika Jenar beserta Kepala Desa Ngepringan dan relawan langsung mengecek ke lokasi.

"Setelah dicek dan menemukan bekas kaki hewanoleh seorang warga yakni Mardi (53) warga Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan," jelasnya. 

"Kemudian, untuk memastikan apakah itu macan atau bukan, kita masih menunggu berita dari BKSDA wilayah Solo," imbuhnya. 

Baca juga: Pernikahan Kaesang & Erina : Karawitan ISI Solo & Mangkunegaran Latihan Gending Khusus Buat Jokowi

Baca juga: Tampang Paman Bejat : Tega Perkosa Bocah 10 Tahun di Wonogiri, Terungkap Usai Korban Lapor Sang Ibu

Saat ini, belum ada informasi terbaru dari BKSDA Solo terkait kabar tersebut. 

Kapolsek Jenar, AKP Suparjono mengatakan sudah mengecek langsung ke lokasi yang dimaksud. 

Namun, menurutnya tidak ditemukan jejak yang dimaksud dan fakta tersebut masih lemah. 

"Setelah saya cek bersama koramil dan trantib Jenar bersama warga sekitar dan seorang pencari rumput, ternyata faktanya masih lemah," ungkapnya. 

"Karena jejaknya tidak ada, saksi kurang yakin jika itu hewan yang dimaksud," tambahnya. 

Saat ini, ternak dan hewan peliharaan warga juga masih aman dan tidak ada kehilangan. 

Meski begitu, pihaknya akan terus memantau perkembangan. 

"Binatang warga aman, ini masih kami terus perkembangannya, sambil memberi ketenangan warga setempat," pungkasnya. (*) 

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved