Obrolan Virtual Tribunnews

Overview Tribun Solo : Jokowi Kumpulkan Relawan, Politikus PDIP Sebut Tak Ada Urgensi & Relevansi

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu mempertanyakan apa urgensi dan relevansi pertemuan itu diadakan.

TribunSolo.com/Dok.Youtube Tribunnews
Program Overview TribunSolo.com bertajuk Etika Jokowi Kumpulkan Relawan edisi Kamis (1/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumpulkan relawan yang telah mendukungnya di Stadion Gelora Bung Karno, Sabtu (26/11/2022) lalu.

Pertemuan yang diikuti ribuan relawan itu bertajuk 'Gerakan Nusantara Bersatu'.

Pertemuan itu sontak mengundang pro dan kontra dari beberapa pihak, salah satunya dari partai politik pengusing Presiden Jokowi, PDI Perjuangan.

Politikus PDIP, Masinton Pasaribu mempertanyakan apa urgensi dan relevansi pertemuan itu diadakan.

Baca juga: Acara Relawan Jokowi di GBK Hasilkan 31 Ton Sampah, Gibran : Mohon Dibersihkan, Sampah Dibawa

Mengingat saat ini, Indonesia juga belum sepenuhnya pulih dari pandemi covid-19, ancaman krisis ekonomi global yang disebut akan terjadi, serta bencana alam yang menimpa warga di Kabupaten Cianjur dan sekitarnya.

"Nah, mobilisasi massa dalam jumlah besar, dengan anggaran yang cukup besar, dengan kegiatan hanya kumpul-kumpul seperti itu, tidak memiliki urgensi dan relevansi," katanya dalam program Overview TribunSolo.com, Kamis (1/12/2022).

Pertemuan tersebut dianggap dapat menurunkan citra Presiden Jokowi.

Dimana belum lama, Presiden Jokowi sukses menghelat presidensi G20 di Bali yang cukup menuai pujian dari negara peserta.

Dimana seperti yang diketahui setelah acara itu berlangsung, banyak pemberitaan terkait sampah, bus relawan yang parkir membuat macet jalanan, bahkan Masinton menyebut ada relawan yang merasa kurang bayarannya.

Ia juga menyayangkan pernyataan Presiden Jokowi yang menyebutkan kode kriteria pemimpin yang baik, alhasil menjadi perbincangan hangat di tengah masyarakat.

"Apa yang disampaikan Pak sekjen betul sekali, kita ini harus menjaga agar kewibawaan presiden itu tidak tergerus," ujarnya.

Baca juga: Hadiri Acara Relawan Jokowi di Jakarta, Gibran Sempat Nyeletuk Nyasar, Tapi Kini Sebut Hanya Mampir

Bahkan, Masinton khawatir acara kumpul relawan itu malah dimanfaatkan golongan relawan elit untuk mencari panggung.

"Ada yang mengalami pergeseran, di tahun 2014 dan 2019 semangat mereka masih volunteer, karena ingin mendukung dan memenangkan Jokowi sebagai presiden, setelah pemilu 2019 mau memenangkan apa lagi?," terangnya.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved