Berita Solo Terbaru

Penjual STB di Solo Panen Cuan, Harga STB Digital yang Awalnya Rp 250 Ribu Melesat Jadi Rp 475 Ribu

Matinya siaran tv Analog membuat banyak masyarakat yang panik. Mereka lalu menyerbu toko elektronik untuk membeli STB untuk melihat siaran digital.

Tribunsolo.com/Anang Ma'ruf
Ragam Set Top Box yang dijual di Kota Solo, Sabtu (3/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Aji Bramastra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Matinya TV analog di Kota Solo dan sekitarnya benar-benar membuat efek panic buying dari masyarakat.

Gelombang pembelian set top box atau STB digital receiver terlihat di sejumlah toko elektronik dan parabola di Kota Solo.

Akibatnya, hukum ekonomi berlaku.

Harga STB tiba-tiba meroket.

Pantauan TribunSolo.com di Toko Omega Jalan Dr Radjiman, Laweyan, Kota Solo, Minggu (4/12/2022) misalnya, harga STB melonjak jadi Rp 475 ribu!

Harga ini melesat drastis, karena STB di awal sebelum TV analog mati, harganya hanya berkisar Rp 250 ribu saja.

Sutopo, pencari STB yang ditemui TribunSolo.com di toko itu pun setengah menggerutu dengan mahalnya harga STB ini.

"TV matinya pas Piala Dunia sih, jadi mau harga berapa juga dibeli. Penjual pintar memanfaatkan momen," keluh Sutopo.

Sutopo pun memilih mundur teratur dengan harga STB yang melonjak drastis itu.

Ia pilih bersabar, dan harus bersiap tak nonton Piala Dunia.

"Nanti saja lah. Sepertinya bulan depan, apalagi Piala Dunia sudah selesai, STB akan turun lagi harganya," ujar pria setengah baya itu.   

Tapi, harga STB yang mahal di toko-toko Kota Solo ini memang tak membuat masyarakat mundur membeli.

Baca juga: Migrasi TV Digital di Solo, Warga Menjerit, STB Langka dan Harga Meroket 

Beberapa pembeli di toko penjual STB, masih rela membayar mahal STB.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved