Apa itu Siraman? Ini Penjelasan dan Tujuannya

Dalam siraman, terdapat banyak makna serta simbolis yang berisikan makna kehidupan bagi pasangan pengantin

Penulis: Tribun Network | Editor: Rifatun Nadhiroh
Google Images
Ilustrasi: Siraman saat Gibran Rakabuming putra sulung Joko Widodo akan menikah di tahun 2015 

TRIBUNSOLO.COM - Upacara Siraman adalah prosesi dari rangkaian pada pernikahan adat Jawa.

Siraman selalu dilakukan sebelum mengawali proses periasan pengantin.

Dalam siraman, terdapat banyak makna serta simbolis yang berisikan makna kehidupan bagi pasangan pengantin.

Siraman secara harfiah memiliki arti "mengguyur".

Upacara adat siraman dilakukan sebelum melakukan ijab kabul.

Siraman memiliki makna pembersihan secara fisik maupun mental bagi kedua pengantin yang akan menikah.

Hal ini bertujuan untuk membersihkan segala hal negatif yang dianggap mengganggu proses pernikahan dan ijab kabul.

Baca juga: Makna Siraman Sesuai Adat Jawa dan Tata Caranya

Prosesi siraman biasanya dilakukan sehari sebelum dilakukannya ijab kabul.

Pada waktu ini diyakini sebagai saat ketika bidadari turun ke bumi untuk mandi.

Pengantin membawa kesan cantik, tentu sangatlah tepat apabila proses "mandi" atau siraman dari pasangan pengantin tersebut dilakukan bersamaan dengan para bidadari.

Selain penyucian diri, siraman juga memiliki makna memohon petunjuk serta rahmat Tuhan Yang Maha Esa untuk perjalanan kehidupan pernikahan kedua pengantin.

Baca juga: Kaesang Jalani Prosesi Siraman di Kediaman Jokowi di Solo: Pakai 7 Sumber Mata Air

Selama proses siraman berlangsung, dilantunkan doa-doa guna memohon keselamatan dan anugrah.

Siraman juga menjadi tanda bahwa pasangan pengantin telah bertekad bulat dan siap untuk berperilaku bersih baik perkataan, perbuatan, maupun pikiran.

(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved