Pernikahan Kaesang dan Erina

Bukan Becak dan Andong, Tamu Pernikahan Kaesang dan Erina di Solo Bakal Diangkut Pakai Bus

Panitia pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono batalkan penggunaan becak dan andong untuk membantu mobilisasi para tamu pada 11 Desember 2022.

TribunSolo.com/Dok Muchlis Jr
Iriana dan Jokowi menggelar siraman untuk Kaesang yang akan menikahi Erina di kediaman Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Jumat (9/12/2022). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Penggunaan transportasi becak dan andong untuk membantu mobilisasi para tamu dibatalkan panitia pernikahan Kaesang Pangarep dan Erina Gudono. 

Para tamu pernikahan Kaesang dan Erina akan diangkut dengan menggunakan shuttle bus

Seperti yang dijelaskan Dirlantas Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Agus Suryo Nugroho 

"Update terakhir menggunakan shuttle bus baik dari hotel, Stadion Manahan, Benteng Vastenburg," ucap Agus kepada TribunSolo.com, Jumat (9/12/2022).

Adapun jumlah shuttle bus yang akan disiagakan di hotel akan menyesuaikan jumlah tamu yang ada di sana.

Agus menerangkan pemanfaatan shuttle bus dipilih karena dinilai lebih efektif dan lebih mampu mengangkut tamu lebih banyak.  

"Juga memberikan rasa aman dan nyaman. Apalagi kalau ternyata besok siang panas, atau hujan akan lebih efektif menggunakan bus," terangnya.

Shuttle bus tersebut akan mendapat pengawalan anggota kepolisian dari lokasi parkir menuju lokasi tasyakuran tamu di Pura Mangkunegaran. 

Baca juga: Pernikahan Kaesang-Erina di Solo, 45 Jet Pribadi Sudah Pesan Tempat Parkir di Bandara Adi Soemarmo

Baca juga: Doa Abu Bakar Baasyir untuk Pernikahan Putra Presiden Jokowi, Kaesang-Erina: Semoga Diberkati Allah

Kepolisian juga akan berusaha maksimal untuk mengelola arus lalu lintas

Terlebih, jumlah tamu yang hadir diprediksi akan banyak.

Itu bisa saja mempengaruhi volume kendaraan di seputaran area tasyakuran pernikahan Kaesang dan Erina.

"Di lihat dari rasio kendaraan yang berputar di Solo itu hampir 284 ribu pada kondisi biasa atau normal," ucap Agus.

"Karena tamu cukup banyak, maka kita kelola di perbatasan kota, supaya kapasitas volume kendaraan di kota bisa dikurangi," tambahnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved