Berita Solo Terbaru

BST Solo Tak Lagi Gratis Per Januari 2023, Penumpang Umum Siap-siap Bayar Rp3.700 Per Perjalanan

Tarif Rp3.700 itu dikenakan kepada penumpang umum untuk 1 kali perjalanan. Sementara pelajar, lansia dan difabel tak dikenakan tarif alias gratis.

Tayang:
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
TribunSolo.com
Siswa memasuki Batik Solo Trans (BST) di Jalan Slamet Riyadi. BST yang selama ini gratis disebut bakal dikenakan tarif Rp3.700 untuk penumpang umum. Pelajar, lansia, dan difabel masih tak dikenakan tarif alias gratis 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) Solo tidak lagi memberi subsidi tarif bagi penumpang umum Batik Solo Trans (BST).

Subsidi tarif bagi penumpang umum yang mencapai Rp3,3 miliar itu sedianya sempat diberikan dari Oktober hingga Desember 2022.

Tapi kini, Pemkot Solo sudah mengumumkan bahwa tarif penumpang umum tidak lagi gratis.

Mereka perlu membayar tarif Rp 3.700 mulai Januari 2023.

Baca juga: Aturan Baru Sehari, Pengemudi BST Sudah Kena Semprot Penumpang : Ogah Turun Padahal Tak Bawa eMoney

Hal itu sudah diumumkan melalui media sosial Instagram resmi Pemkot Solo.

"Hai, Warga Solo!

Berikut informasi terkait tarif BST per tanggal 1 Januari 2023!

Tarifnya adalah Rp3.700,00 (berlaku untuk 1x perjalanan) untuk kategori penumpang umum, sedangkan untuk pelajar, lansia, dan difabel tidak dikenakan tarif atau masih gratis.

Untuk metode pembayaran dapat menggunakan :
1. Kartu non tunai. Pastikan terdapat saldo yang cukup di kartu kalian ya, Lur!
2. Aplikasi bank/mobile banking
3. QRIS/E-Wallet (GOPAY, SHOPEEPAY, DANA, LINKAJA, dan OVO)

Jangan lupa juga untuk mengunduh aplikasi “Teman Bus” untuk dapat memantau jam kedatangan dan keberangkatan masing-masing armada, Lur!

Yuk, balik lagi ke transportasi publik!

Boleh juga dong bagikan postingan ini ke Sedulur lainnya!," tulisnya.

Baca juga: Aturan Baru Naik BST Solo Per 31 Oktober: Gratis Tapi Wajib Tap eMoney, Tidak Ngetap Disuruh Turun

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan Pemkot Solo akan melihat respon masyarakat terhadap keputusan penerapan tarif bagi penumpang umum.

"Nanti biar jalan dulu lihat respon warga seperti apa sekiranya memberatkan load factor BST nanti saya carikan solusi," kata Gibran, kepada TribunSolo.com, Selasa (20/12/2022).

"Sekira banyak komplain dan masukan nanti tak carikan," tambahnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved