Berita Solo Terbaru

Ribuan Warga Miskin Kota Solo Dapat STB Gratis dari Kominfo, Ada 1.936 Unit STB

Monumen Pers Nasional (MPN) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membagikan 1.936 unit Set Top Box (STB) untuk warga miskin Kota Solo.

Tribunsolo.com/Ahmad Syarifudin
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat meninjau pembagian STB. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin

TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Monumen Pers Nasional (MPN) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membagikan 1.936 unit Set Top Box (STB) untuk warga miskin Kota Solo.

Bantuan tersebut telah didistribusikan 19-22 Desember 2022.

"Sudah disalurkan STB pada masyarakat di Kota Surakarta yang berhak menerima bantuan STB sesuai dengan aturan pemerintah yang berlaku," kata Kepala MPN Kemenkominfo, Widodo Hastjaryo, kepada TribunSolo.com, Jumat (23/12/2022).

Secara detail, lanjut Widodo, pada 19 Desember 2022 pihaknya telah berhasil menyalurkan sebanyak 420 unit STB kepada masyarakat penerima bantuan.

Pada 20 Desember 2022, sebanyak 560 unit STB telah disalurkan kepada masyarakat yang berhak.

Baca juga: Penjualan STB di Solo Setelah Piala Dunia Bubar : Dulu Selalu Ludes, Kini Sehari Laku 10 Sudah Bagus

Pada 21 Desember 2022, ada 479 masyarakat yang telah menerima bantuan STB.

Terakhir, pada 22 Desember 2022, ada sekitar 477 unit STB masyarakat yang telah menerima bantuan.

Kelompok masyarakat yang menerima bantuan tersebut berdasarkan data rumah tangga miskin pensasaran percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem (P3KE).

"Pembagian bantuan STB sesuai dengan target yang ditentukan," ujar Widodo.

Menurutnya, keberhasilan MPN Kominfo dalam membagikan ribuan STB kepada masyarakat penerima bantuan di Kota Surakarta akan berdampak positif dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Sebab, televisi adalah jendela informasi yang dapat memberikan inspirasi dalam menjalani aktivitas kehidupan.

Kini proses mendapatkan informasi itu dapat semakin mudah dipahami oleh masyarakat yang menyaksikan tayangan televisi melalui sinyal digital.

Kualitas tayangan yang dihasilkan berkualitas baik dari segi suara, gambar, hingga tayangan dari lembaga penyiaran swasta (LPS).

"Informasi dari televisi dapat menjadi semakin mudah dipahami oleh masyarakat yang menonton tayangan," kata Widodo.

Baca juga: Alasan Penyaluran STB Gratis di Solo Tersendat : Sudah Pindah Rumah Hingga Meninggal Dunia

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved