Berita Karanganyar Terbaru
Sosok Catur Lukito, Dulu Dua Periode Jadi Komisioner Panwaslu, Kini Jadi PPK Tasikmadu Karanganyar
Nasib tidak ada yang tahu, seperti Catur Lukito, dulu dia seorang komisioner Panwaslu. Kini dia menjabat sebagai PPK Tasikmadu.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 85 anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) terpilih di 17 Kecamatan di Kabupaten Karanganyar resmi dilantik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Karanganyar.
Dari puluhan orang tersebut, terdapat salah satu eks Panwaslu (sekarang bernama Bawaslu) Karanganyar yang dilantik PPK di Kabupaten Karanganyar.
Sosok tersebut bernama Catur Lukito, warga kelahiran Kabupaten Ngawi yang menjadi warga Desa Papahan, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.
Saat ditemui TribunSolo.com, dia mengatakan dirinya dilantik sebagai PPK Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar.
"Saya ingin membantu atau berpatisipasi di bidang kepemiluan, untuk pelaksanaan demokrasi yang lebih baik," kata Catur kepada TribunSolo.com, Rabu (4/1/2023).
Catur mengatakan, dalam proses seleksi di PPK, dirinya harus bersaing dengan anak muda.
Apalagi, kata dia, banyak generasi muda yang tampil dan mendaftarkan diri ke lembaga kepemiluan seperti PPK.
Baca juga: PPK Pemilu 2024 di 4 Kecamatan Boyolali Ini Tak Miliki Keterwakilan Perempuan : Gugur Saat Tes
"Tantangan saat ini, sekarang persyaratan ketat, diantaranya kesehatan, kalau saya sendiri kalau sisi umur termasuk tua, kesehatan jadi utama, kolesterol, Gula Darah dan tekanan darah, dan Alhamdulillah tes kesehatan saya lolos," ucap Catur.
Dia mengatakan, sebelum dilantik menjadi PPK Tasikmadu, ia pernah menjadi pemantau Pemilu di Forum Rektor di tahun 1989.
Ia pernah menjadi komisioner Panwaslu (saat ini Bawaslu) Karanganyar sebanyak dua kali yaitu periode 2003-2004 dan 2008-2009.
"10 tahun sebagai pengurus forum kewaspadaan diri masyarakat yang bertugas deteksi konflik, saat itu saya dengan kerjasama bawaslu untuk menyelesaikan konflik-konflik pemilu," ungkap Catur.
"Lalu pada tahun 2024 saya sudah tidak ada situ, sehingga saya mendaftar diri ke PPK dan terpilih," pungkas Catur. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Catur-Lukito.jpg)