Fakta Menarik Tentang Karanganyar
Asal-usul Nama Desa Klodran di Karanganyar : Ada Legenda Joko Lodro dan Singo Lodro
Lokasinya berjarak 6,6 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 20 menit kendaraan pribadi.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
Ringkasan Berita:
- Desa Klodran di Karanganyar berjarak ±6,6 km dari Solo dan dulunya bagian Kawedanan Wonorejo.
- Kisah Joko & Singo Lodro: Dua saudara ksatria pemenang sayembara panahan di Keraton Mangkunegaran, namun Singo Lodro mengalah untuk adiknya.
- Singo Lodro mengembara dan Joko menetap di lokasi ditemukannya kuda sang kakak yang mati; daerah itu awalnya disebut Lodran lalu menjadi Klodran.
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Klodran adalah nama desa yang terletak di Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.
Klodran dahulu masuk ke dalam kawasan Kawedanan Wonorejo.
Lokasinya berjarak 6,6 kilometer dari Pusat Kota Solo, bisa ditempuh kurang lebih 20 menit kendaraan pribadi.
Baca juga: Asal-usul Nama Desa Juwiring di Klaten : Ada Legenda Ki Ageng Juwiring yang Diutus Kerajaan Demak
Ada berbagai versi mengenai asal-usul nama dan terbentuknya desa ini, namun salah satu yang paling terkenal adalah cerita tentang dua saudara, Joko Lodro dan Singo Lodro.
Awal Mula Sayembara
Pada suatu masa di Keraton Mangkunegaran, digelar sebuah sayembara atau lomba memanah yang sangat terkenal.
Sayembara ini merupakan sebuah kesempatan langka bagi siapa saja yang berhasil menangkan lomba tersebut, karena pemenangnya akan diangkat menjadi menantu raja dan menikahi putri raja Mangkunegaran.
Lomba ini disebarkan ke seluruh pelosok, termasuk kepada masyarakat sekitar, dan akhirnya dua bersaudara, Joko Lodro dan Singo Lodro, memutuskan untuk berpartisipasi.
Joko Lodro dan Singo Lodro adalah dua ksatria yang dikenal memiliki keahlian memanah yang luar biasa.
Mereka berdua berlomba dalam sayembara tersebut dan, tak disangka, keduanya berhasil menjadi pemenang.
Hal ini membuat Raja Mangkunegaran merasa bingung karena keduanya sangat layak menjadi juara.
Namun, karena Singo Lodro adalah kakak dari Joko Lodro, Singo Lodro dengan bijaksana memutuskan untuk mengalah dan memberikan gelar juara kepada adiknya, Joko Lodro, karena merasa adiknya yang lebih muda berhak mendapatkan kehormatan tersebut.
Baca juga: Persis Solo Kalah Telak dari Malut United, Berpotensi Susul PSBS Biak Terdegradasi
Perjalanan Singo Lodro
Saat itu, Singo Lodro pergi meninggalkan tempat kelahirannya untuk pergi mengembara dan mencari pengalaman ke daerah lain.
Joko Lodro merasa kurang berhak untuk mendapatkan hadiah sayembara itu.
Dia kemudian pergi dari istana untuk mengembara untuk mencari kakaknya.
| Asal-usul Nama Tawangmangu Karanganyar, Ada Legenda Raden Mas Said Termangu Memandang Gunung Lawu |
|
|---|
| Asal-usul Nama Desa Gumeng di Jenawi Karanganyar, Punya Destinasi Wisata Alam Lereng Gunung Lawu |
|
|---|
| Mitos Alas Krendowahono Karanganyar : Dipercaya sebagai Kediamannya Pelindung Gaib Keraton |
|
|---|
| Mitos Bukit Mongkrang di Karanganyar, Kisah Prabu Brawijaya Bertapa dan Jejak Naga |
|
|---|
| Asal-usul Candi Planggatan di Karanganyar : Peninggalan Kerajaan Majapahit, Jejak Prabu Brawijaya V |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/tampak-depan-Kantor-Kepala-Desa-Klodran.jpg)