Berita Solo Terbaru
Grebeg Sudiro 2023 : Kapal Wisata Susur Kali Pepe Jadi Favorit, Buka 2 Jam Sudah Antar 100 Orang
Dari data yang diterima TribunSolo.com, ada lebih kurang 100 pengunjung yang sudah menaiki kapal wisata itu di hari pertama Grebeg Sudiro 2023
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Masyarakat cukup antusias untuk memanfaatkan kapal wisata saat penyelenggaraan Grebeg Sudiro 2023.
Kapal wisata itu akan membawa pengunjung Grebeg Sudiro 2023 untuk menyusuri aliran sungai Kali Pepe.
Adapun pengunjung hanya perlu membayar Rp 10 ribu per orang agar bisa menyusuri Kali Pepe dengan kapal.
Cukup tingginya antusias pengunjung tersebut bisa dilihat saat hari pertama wahana kapal wisata dibuka bagi pengunjung, Selasa (10/1/2023).
"Kami pukul 18.30 WIB buka sampai sekarang (pukul 20.37 WIB) lumayan banyak yang tertarik," ucap Lurah Sudiroprajan, Asthywiana S Leo.
Baca juga: Potret Hari Pertama Grebeg Sudiro : Warga Tumplek Blek di Kawasan Pasar Gede Solo, Nikmati Lampion
"Dari tadi (kapal wisata) bolak-balik perahu tidak berhenti," tambahnya.
Dari data yang diterima TribunSolo.com, ada lebih kurang 100 pengunjung yang sudah menaiki kapal wisata.
Jumlah tersebut untuk dua jam sejak wahana kapal wisata dibuka.
"Banyak yang penuh beberapa kali bolak-balik," ujar dia.
"Antusiasnya lumayan," imbuhnya.
Beroperasi 10-30 Januari 2023
Ketua Panitia Grebeg Sudiro 2023, Arga Dwi Setyawan menjelaskan, pihaknya akan membuka kembali wisata perahu di Kali Pepe mulai 10-30 Januari 2023.
Cukup dengan biaya Rp 10.000 pengunjung bisa menaiki perahu menyusuri Kali Pepe dengan keindahan lampion dan mural di kanan-kirinya.
Pihaknya menyediakan 3 unit perahu untuk melayani pengunjung.
"Tahun ini dipoles lagi biar tampak lebih indah," terangnya.
Perahu wisata ini dilayani mulai pukul 18.00 hingga 23.00 WIB.
Lampion yang dinyalakan di malam hari menjadikan suasana Kali Pepe menarik untuk disusuri.
Sedangkan masalah keamanan pihaknya meyakinkan para pengunjung untuk tidak khawatir.
Baca juga: Sambut Imlek, Ada 5000 Lampion di Sekitar Balai Kota Solo, Paling Menonjol Shio Kelinci
"Ada standar safety yang kami terapkan," terangnya.
Setidaknya ada dua pihak yang digandeng, di antaranya Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS-BS).
"Curah hujan lumayan tinggi. Jadi kami koordinasi dengan BBWS-BS untuk mengatur debit air," tuturnya.
Pihaknya juga menggandeng BPBD Kota Solo untuk keamanan perahu.
"Bekerjasama dengan BPBD. Sudah ada pelampung juga," terangnya.
Selain wisata perahu, beberapa daya tarik juga ikut meramaikan perayaan imlek tahun ini.
Mulai dari pentas seni sampai bazaar UMKM dan PKL Pasar Gede hadir selama sekitar 20 hari.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.