Berita Sragen Terbaru

Kecelakaan Maut di Ngrampal Sragen, Libatkan Truk & 2 Motor, Sempat Adu Banteng, Satu Tewas

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor dengan satu unit truk. 

Istimewa/Dok. PMI Kabupaten Sragen
Relawan PMI Kabupaten Sragen mengevakuasi korban kecelakaan di Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Sabtu (21/1/2023). Kecelakaan terjadi usai adu banteng antara sepeda motor Yamaha Jupiter Z1 dengan Honda GL. Sepeda motor Honda GL berikut pengendaranya terjatuh ke kanan dan kemudian terbentur bagian depan truk Isuzu Dump yang melintas 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Klandungan-Ngrampal, Dukuh Macanmati, Desa Klandungan, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen

Peristiwa pilu itu terjadi pada Sabtu (21/1/2023) sekitar pukul 14.44 WIB. 

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, kecelakaan melibatkan dua sepeda motor dengan satu unit truk

Kabar tersebut dibenarkan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Sragen, Ipda Irwan Marviyanto. 

"Iya benar ada kecelakaan di Klandungan, Ngrampal, sementara masih dalam penanganan," ungkapnya kepada TribunSolo.com, Sabtu (21/1/2023).

Baca juga: Kronologi Kecelakaan Maut di Ngrampal Sragen, Dua Sepeda Motor Adu Banteng Saat Hendak Salip Truk

Dari kecelakaan tersebut menyebabkan dua orang mengalami luka berat.

Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan. 

Korban pertama diketahui bernama Rosi Bagus (19) warga Dukuh Jaten, Desa Klandungan, dan korban kedua adalah Sugiyanto (53) warga Dukuh Macanmati, Desa Klandungan.

Terpisah, Ketua PMI Kabupaten Sragen, Ismail Joko Sutresno mengatakan relawan PMI menerima informasi tersebut sekitar pukul 14.50 WIB dan langsung melakuka respon. 

"Petugas posko PMI Kabupaten Sragen melakukan respon untuk melakukan assesment dan pertolongan pertama," ujarnya. 

"Setelah itu kedua korban dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan ke IGD RSUD Soehadi Prijonegoro Sragen," tambahnya. 

Korban atas nama Rosi Bagus mengalami penurunan kesadaran dan mengalami luka parah di bagian kepala, pendarahan hidung.

Tak hanya itu, dia juga mengalami luka sobek tidak beraturan pada lengan tangan kiri, lecet tak beraturan pada tangan kanan dan perut. 

Sedangkan korban atas nama Sugiyanto dalam kondisi sadar, namun mengalami pendarahan mata, hidung, dan mulut.

Selain itu beberapa luka sobek dan patah tulang pada kaki. 

"Korban pertama atas nama Rosi Bagus meninggal dunia saat di IGD," pungkasnya.

(*) 

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved