Berita Wonogiri Terbaru

Lima Jam, Alarm Peringatan Dini di Dusun Warak Tirtomoyo Berbunyi, Ternyata Ada Rekahan Tanah Muncul

Rekahan tanah di Dusun Warak, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo, Wonogiri membuat EWS berbunyi sampai lima jam. BPBD Sudah turun tangan.

Tayang:
Istimewa
Pengecekan dan kalibrasi EWS di Dusun Warak Desa Dlepih Kecamatan Tirtomoyo Jumat (27/1/2023) lalu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti

TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Rekahan tanah dilaporkan terjadi di wilayah Dusun Warak, Desa Dlepih, Kecamatan Tirtomoyo beberapa waktu lalu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunSolo.com, peristiwa itu terjadi Kamis (26/1/2023) malam.

Dimana saat itu di lokasi turun hujan deras.

Bupati Wonogiri, Joko Sutopo, mengatakan alat early warning system (EWS) longsor disana saat itu berbunyi hingga beberapa jam karena peristiwa itu.

"Paginya langsung ada tim kesana, setelah dicek tidak ditemukan sebuah kondisi yang memprihatinkan, karena mungkin waktu itu intensitas hujan cukup tinggi," kata dia, kepada TribunSolo.com, Selasa (31/1/2023).

Terpisah, Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Wonogiri Teguh Setiyono, membenarkan adanya tanah bergerak di wilayah Tirtomoyo.

Menurutnya peristiwa terjadi pada Kamis (26/1/2023) lalu.

Dimana di lokasi kejadian diguyur hujan sangat deras dalam waktu yang lama.

Baca juga: Enam Bidang Tanah Terdampak Tol Solo-Jogja di Boyolali Tak Jadi Dibebaskan, BPN: Luasannya Kecil

"Kamis malam, sekitar pukul 19.00 WIB, EWS tanah longsor yang ada disana berbunyi sampai pukul 00.00 WIB," kata Teguh.

Menurutnya, pengecekan baru dilakukan pada Jumat (27/1/2023) pagi karena faktor cuaca.

Hasil pengecekan, kata dia, menemukan longsor kecil yang ada disana.

Teguh menyampaikan, longsoran itu tak berdampak ke pemukiman warga.

"Usai mendapatkan laporan kita langsung mengirim tim. Kita cek lokasi pergerakan tanah dan melakukan kalibrasi ulang EWS disana," jelasnya.

Teguh memastikan, EWS disana berfungsi baik, rekahan tanah di beberapa titik itu tidaklah lebar.

Masyarakat diminta waspada jika kondisi hujan deras yang cukup lama.

"Ada rekahan kecil tapi di beberapa titik. Kita laporkan juga hal itu ke pimpinan. Mungkin nanti akan ada kajian lebih lanjut," jelasnya. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved