Berita Solo Terbaru
Hujan Bikin Arus Bengawan Solo Deras, Ekskavator di Solo Hanyut, 2 Jam Kemudian Ditemukan di Ngawi
Satu unit ekskavator yang berada di Kali Anyar di kawasan Bendungan Tirtonadi, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo hanyut ke Ngawi.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Satu unit ekskavator yang berada di Kali Anyar di kawasan Bendungan Tirtonadi, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo hanyut, Jumat (10/2/2023) malam.
Disebutkan ekskavator tersebut hanyut melalui Sungai Bengawan Solo dan sampai ke wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.
Warga sekitar, Soni mengatakan ekskavator tersebut memang diparkir di sungai tersebut sebagai alat kebersihan.
Penyebab ekskavator hanyut, menurut Soni karena tali pengikutnya putus.
"Ekskavator memang di sini untuk kebersihan disini, diparkir di sungai, talinya tidak kuat, posisinya memang airnya baru besar saja," katanya, Sabtu (11/2/2023).
Ia mengatakan ekskavator tersebut mulai hanyut sekitar pukul 22.30 WIB, dan pukul 00.30 WIB posisi ekskavator sudah berada di Kabupaten Sragen.
Soni dan teman-temannya sempat mengejar ekskavator tersebut sampai ke Bengawan Solo di wilayah Jalan Ring Road Mojosongo.
Karena derasnya arus sungai, tidak terkejar lagi.
Baca juga: Lika-liku Pasar Ikan Balekambang : Diresmikan Jokowi, Sempat Mangkrak Lama, Kini Mau Direlokasi
Baca juga: Excavator Ditinggal Berbulan-bulan di Sekitar Tol Solo-Jogja : Ternyata Rusak, Bukan Perkara Mistis
Ia mengatakan kejadian ekskavator hanyut baru kali pertama terjadi.
"Belum pernah sebelumnya, kondisi air besar dan lebih tinggi dari ini, arus sungai juga kencang," pungkasnya.
Diketahui, pada Jumat (10/2/2023) debit air Sungai Bengawan Solo memang mengalami peningkatan.
Meningkatnya debit air Sungai Bengawan Solo membuat beberapa wilayah di sekitarnya terendam. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Tangkapan-layar-ekskavator-yang-hanyut-dari-wilayah-Solo-hin.jpg)