Viral

Beredar Kabar Harun Masiku Jadi Marbot di Malaysia, KPK Mengaku Belum Dapat Info Apapun

Menanggapi kabar yang beredar, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum mendapatkan informasi apapun soal Harun Masiku.

Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
KPK
Beredar kabar Harun Masiku kini berada di Malaysia, KPK buka suara. 

TRIBUNSOLO.COM -- Beredar kabar jika mantan kader PDI Perjuangan, Harun Masiku, saat ini bekerja menjadi marbot di salah satu masjid di Malaysia.

Menanggapi kabar yang beredar itu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku belum mendapatkan informasi apapun soal Harun Masiku.

"Nah itu juga informasi belum kami dengar," kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata saat ditemui awak media di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Kamis (2/3/2023) dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Kenapa Harun Masiku Sulit Ditangkap dan Dilacak KPK? Novel Baswedan Beberkan Pengalamannya

Alex Marwata mengatakan, KPK akan terus mencari keberadaan nama-nama yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), termasuk Harun.

Kata dia, satu per satu buron itu berhasil ditangkap KPK.

Dia memastikan, lembaga antirasuah itu masih memburu tiga DPO, termasuk Harun Masiku.

Harun Masiku hingga kini masih buronan
Harun Masiku hingga kini masih buronan (Istimewa)

Dua orang lainnya itu yakni Paulus Tannos yang telah berganti nama menjadi Tahian Po Tjhin (TPT).

Paulus merupakan salah satu tersangka dalam kasus megakorupsi e-KTP.

Baca juga: Rafael Alun Minta Dikasihani usai Diperiksa KPK soal Harta Rp 56 Miliar: Saya Sudah Lelah

Paulus tercatat sebagai Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra.

DPO itu sempat terdeteksi di Thailand.

Namun, KPK gagal menangkap buron tersebut karena red notice dari Interpol terlambat terbit.

Kemudian, satu buron lainnya bernama Kirana Kotama selaku terduga penyuap Kepala Divisi Perbendaharaan PT PAL Indonesia, Arif Cahyana, serta Direktur Desain dan Teknologi, merangkap Direktur PT PAL Indonesia, Saeful Anwar.

Menurut Alex, berdarkan informasi terakhir yang KPK dapatkan, Kirana Kotama berada di Amerika Serikat.

Baca juga: KPK Cium Kejanggalan pada Kekayaan Pejabat Pajak Rafael Alun Trisambodo : Tak Cocok dengan Profil

KPK juga menyatakan telah berkomunikasi dengan pihak Interpol untuk memburu Kirana Kotama.

"Informasi terakhir di Amerika yang bersangkutan. Itu menyangkut kasus PAL. Sudah kita komunikasikan dengan Interpol," ujar Alex.

Sumber: TribunSolo.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved