Kuliner Solo

Kuliner Karanganyar: Sate Kambing dan Tengkleng Pak Yo Pengging, Daging Tebal Bikin Pembeli Kepincut

Daging sate yang empuk dan daging yang banyak dalam hidangan tengkleng menjadi incaran pembeli di sana.

Tribun Solo / Mardon
Penampakan Sate Kambing dan Tengkleng di Warung Sate Kambing Pak Yo Pengging, di di Jalan Adi Sumarmo, Ngantirejo, Malangjiwan, Kec. Colomadu, Kabupaten Karanganyar, Minggu (5/3/2023). 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto

TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Bagi Anda yang tertarik ingin jalan-jalan ke Colomadu, bisa mencoba cicipi hidangan Sate Kambing dan Tengkleng di Warung Sate Pak Yo Pengging di Jalan Adi Sumarmo, Ngantirejo, Malangjiwan, Kec. Colomadu, Kabupaten Karanganyar.

Daging sate yang empuk dan daging yang banyak dalam hidangan tengkleng menjadi incaran pembeli di sana.

Baca juga: Kuliner Solo : Bakso Bazar Pak Marino, Awalnya Jualan Keliling, Isi Seporsi Ada Tetelan hingga Tahu

Bandi (30), karyawan warung Sate Pak Yo Pengging mengatakan warungnya sudah berdiri sejak tahun 2005.

"Pada awalnya, di Desa Paulan, kemudian tahun 2014, kita pindah ke sini," kata Bandi, kepada TribunSolo.com, Minggu (5/3/2022).

Daging yang disajikan ke pembeli dalam kondisi masih segar.

Hal ini bisa dilihat pembeli dengan daging kambing yang digantungkan.

"Kalau daerah sini daging masih fres dan digantung, kemudahan dimasak langsung," ungkap Bandi.

Menu disajikan di warung tersebut satu porsi sate Kambing dengan 5 tusuk sate dibanderol Rp 25 ribu.

Sementara itu, apabila tambah nasi dan minuman dibanderol Rp 30 ribu.

Baca juga: Kuliner Sukoharjo: Menikmati Bakso Kotak Surabaya, Cocok Disantap saat Musim Hujan

Sementara itu satu porsi 10 tusuk di dibanderol Rp 50 ribu.

"Selain, itu kami juga menyajikan Nasi Goreng Tengkleng, Tongseng, Gule, Kepala Gule Masak dengan harga sama Rp 25 ribu," ucap Bandi.

Warung Sate Kambing Pak Yo Pengging mulai buka pukul 11.00 WIB sampai pukul 19.00 WIB, kecuali selasa libur.

Tempat kuliner ini ramai dikunjungi pembeli waktu makan siang.

"Banyak pelanggan kami yang suka makan Tengkleng karena dagingnya tebal," pungkas Bandi.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved