Pemilu 2024
Elektabilitas Prabowo Naik 2 Persen di Survei IPI, DPC Gerindra Solo Bersyukur Tapi Ogah Terlena
Dituturkan Ardianto, DPC Gerindra Kota Solo terus melakukan konsolidasi di tiap tingkatan sampai saat ini.
Penulis: Adi Surya Samodra | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Adi Surya Samodra
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Elektabilitas Prabowo Subianto menunjukkan grafik peningkatan.
Itu terlebih setelah adanya endorsement yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terhadap Ketum Gerindra tersebut.
Diantaranya, saat Jokowi menyebut bila tahun 2024 merupakan jatah Prabowo sebagai presiden.
Pernyataan itu disampaikan Jokowi saat acara peringatan hari ulang tahun Partai Perindo pertengahan November 2022 lalu.
Tidak hanya sampai di situ, Prabowo juga beberapa kali terlihat bersama Jokowi dalam beberapa kunjungan.
Salah satunya, ketika Jokowi melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kebumen awal Maret 2023.
Hal-hal semacam itu diduga menarik para pemilih Jokowi pada tahun 2019 beralih ke Prabowo.
Itu membuat elektabilitas Prabowo meningkatkan meski belum signifikan sebesar 2 persen.
Baca juga: Gerindra Solo Tanggapi Wacana Duet Prabowo - Ganjar di Pilpres 2024, Sebut Ikut Keputusan DPP
Baca juga: Cawapres Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Solo: Cinta NKRI, Bicara Rakyat,Bukan Kepentingan Pribadi
Dari survei yang dilakukan Indikator Politik Indonesia (IPI), dukungan terhadap Prabowo menjadi capres dalam Pilpres 2024 meningkat dari 17 persen menjadi 19 persen, dikutip dari Kompas.com.
Adapun bila disandingkan dengan sejumlah nama seperti Ganjar Pranowo, dan Anies Baswedan, nama Prabowo masih masuk di 3 besar.
Ganjar menjadi calon presiden dengan elektabilitas tertinggi sebesar 30,8 persen.
Sementara Anies dan Prabowo memiliki elektabilitas yang seimbang di kisaran 21,7 persen.
Hasil tersebut mendapat respon dari Ketua DPC Gerindra Kota Solo, Ardianto Kuswinarno.
"(Hasil survei) kita syukuri, namun kita yang berada di bawah jangan terlena," kata Ardianto kepada TribunSolo.com, Senin (27/3/2023).
"Kita tidak boleh terlena, kita tetap harus mempererat dan merangkul semua lini," tambahnya.
Dituturkan Ardianto, DPC Gerindra Kota Solo terus melakukan konsolidasi di tiap tingkatan sampai saat ini.
"Kita terus, terus melakukan konsolidasi mulai dari tingkat ranting, kader sayap partai, terus kita olah, kita gosok, kita persatuan visi-misinya agar sama dengan DPC," ujar dia.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.