Berita Boyolali Terbaru
Update Pembangunan Tol Solo-Jogja di Boyolali : Masih Dikebut, Siap untuk Mudik Lebaran
Project Produksi Manager (PPM), PT Adhi Karya menyatakan pihaknya masih terus berusaha keras untuk membangun tol Solo-Jogja.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Asep Abdullah Rowi
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo.
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Sebagian ruas tol Solo-Jogja akan difungsionalkan saat arus mudik Lebaran nanti.
Ruas tol yang digunakan ini mulai dari exit Tol Colomadu hingga STA 6, yang tembus tugu Wayang Klaten.
Pelaksanan proyek ini masih terus dikebut.
Terutama untuk penimbunan tanah urugnya.
Sebelumnya, penimbunan tanah ini di mulai dari arah Utara, Kartasura.
Namun, sejak wacana fungsional tol ini muncul, penimbunan juga dari arah selatan (Klaten)
Truk dump pengangkut kwari dari tambang yang ada di wilayah Klaten dikerahkan untuk menimbun di wilayah Sawit.
Dari STA 6 Desa Kateguhan, Kecamatan Sawit ke Utara.
Material kwari timbunan ada yang sudah mencapai level boks culvert.
Sedangkan pantauan di lokasi, jalan tol yang sudah di rigid 30 cm masih sampai di STA 3.
Selebihnya kondisi masih tanah timbunan.
Baca juga: Bertemu Ketua DPRD Klaten, Kadin Bahas Persiapan Tangkap Peluang Ekonomi dari Tol Solo-Jogja
Baca juga: Update Tol Solo-Jogja : Bayar Ganti Rugi Tanah di Boyolali Rp 1 Triliun, 50 Bidang Tanah Belum Beres
Saat difungsionalkan nanti memang tak seluruh kondisi jalannya sudah di rigid pavement setebal 30 cm.
Kombinasi dengan LC (Lean Concrete ) atau cor beton dasaran dengan tebal 10 Sentimeter.
Project Produksi Manager (PPM), PT Adhi Karya, M. Rizqi Ardiansyah menyatakan pihaknya masih terus berusaha keras untuk membangun tol Solo-Jogja.
"Kita targetkan rigid pavement satu sisi itu sampai STA 4," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Proses-penimbunan-tanah-kwari-proyek-tol-Solo-Jogja-di-STA-5500.jpg)