Piala Dunia U20
Sempat Beda Pendapat soal Piala Dunia U-20, Gibran Mendadak Dipanggil ke Semarang Oleh Ganjar
Gibran berangkat sekitar pukul 11.00 WIB dari Balai Kota Solo. Namun, Gibran mengaku tidak tahu dalam rangka apa dirinya dipanggil ke Semarang.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mendadak dipanggil ke Semarang untuk bertemu Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Senin (3/4/2023).
Gibran berangkat sekitar pukul 11.00 WIB dari Balai Kota Solo.
"Ditunggoni Pak Gubernur di Semarang," jelas Gibran saat ditemui TribunSolo.com.
Namun, Gibran mengaku tidak tahu dalam rangka apa dirinya dipanggil ke Semarang.
"Ra ngerti. Dipanggil," ungkapnya.
Saat ditanya apakah ini terkait bersitegangnya dirinya dengan Ganjar mengenai Piala Dunia U-20, ia mengaku tidak tahu.
"Ndak tahu," jelasnya.
Seperti telah diketahui, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur Bali Wayan Koster secara terang-terangan menolak kedatangan Timnas Israel untuk berlaga di Piala Dunia U-20.
Penolakan ini berujung pada pembatalan Piala Dunia U-20 di Indonesia dimana salah satu venue yang digunakan yakni di Kota Solo.
Baca juga: Disentil FX Rudy soal Sikap Piala Dunia U-20, Gibran Balas dengan Hasil Survei : Maaf Saya Salah
Baca juga: Sempat Kesal soal Tolak Israel di Piala Dunia, Kini Gibran Minta Maaf ke Ganjar dan Wayan Koster
Gibran pun meradang menanggapi penolakan ini.
Menurutnya, jika memang menolak harusnya menolak keseluruhan kompetisi diselenggarakan di Indonesia.
Mereka tidak bisa hanya menolak satu kontestan.
"Nek ra pengin dadi tuan rumah ra sah dadi tuan rumah," tuturnya pada Selasa (28/3/2023) lalu.
Ia pun mempertanyakan kenapa penolakan dilakukan menjelang drawing pengundian grup di Bali.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Wali-Kota-Solo-Gibran-Rakabuming-Raka-saat-ditemui-TribunSolocom-Senin-342023.jpg)