Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Saat AHY Terang-terangan Doakan Kubu Moeldoko Insaf : Tak Terganggu PK, Sebut Partai Demokrat Solid

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengomentari Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh kubu Moeldoko.

|
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Asep Abdullah Rowi
TribunSolo.com/Septiana Ayu
Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyapa warga saat berkunjung di Technopark Sragen, Selasa (4/4/2023). AHY menyinggung aksi Moeldoko yang melakukan PK. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari

TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengomentari Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh kubu Moeldoko.

AHY menegaskan Demokrat merupakan partai yang memiliki kedaulatan dan integritas sendiri.

Karena itulah, upaya pengambil-alihan atau perampasan partai dengan cara yang tidak konstitusional harus dihentikan.

"Itu mengapa kemarin saya bersama keluarga besar Partai Demokrat seluruh Indonesia menyampaikan itu kepada publik, ke ruang terang," kata AHY kepada TribunSolo.com saat berkunjung di Technopark Sragen, Selasa (4/4/2023).

"Sehingga mudah-mudahan bisa kembali menyadarkan masyarakat, bahwa hari ini demokrasi Indonesia sedang diuji," tambahnya.

Menurutnya, tindakan yang dilakukan Moeldoko sebagai sosok yang punya kuasa merupakan contoh yang buruk.

Mengingat, Partai Demokrat juga memiliki kader yang militan dan konstituen, sehingga akan timbul reaksi, ketika ada pihak yang ingin mengobrak-abrik kesolidan Partai Demokrat.

AHY pun menegaskan tidak terganggu dengan langkah yang ditempuh oleh Kubu Moeldoko.

Menurutnya, ini bagian dari lika-liku politik di Indonesia.

Ia pun meminta kepada pihak yang berusaha mengkudeta Partai Demokrat untuk insaf atau sadar.

"Saya sebetulnya tidak terganggu sama sekali, ini merupakan bagian dari lika-liku politik Indonesia," ujarnya.

Baca juga: Tak Sekadar Kunjungi Technopark, AHY Sekaligus Napak Tilas Perjalanan Sang Ayah SBY di Sragen

Baca juga: Kader Demokrat Ramai-ramai Geruduk PN Sragen : Reaksi soal PK Moeldoko, Minta Perlindungan Hukum

"Mudah-mudahan mereka itu insaf, mereka yang tidak tahu malu juga insaf, karena sekali lagi, tidak baik bagi kehidupan Demokrasi tanah air, yang seharusnya semakin hari semakin bermartabat," terangnya.

"Semakin mengedepankan akal sehat, semakin menggunakan hati nurani dan juga mengedepankan etika dan moral yang juga bisa dicontoh oleh generasi penerus kita," ucap AHY.

AHY pun khawatir, apa yang dilakukan Moeldoko selaku politisi senior akan dicontoh oleh generasi muda yang sepatutnya tidak mencontoh langkah Moeldoko.

Dengan kasus ini, menurut AHY menjadi bukti bahwa Partai Demokrat dengan kepengurusan saat ini tetap solid.

"Alhamdulillah, saya justru tidak terganggu, justru itu menunjukkan bahwa kami solid, kami tetap menjaga kedaulatan dan tetap fokus pada tujuan perjuangan," jelasnya.

"Yaitu saat ini, membawa gerakan perubahan perbaikan sambil terus menyapa rakyat," aku dia. (*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved