Penjual Bubur Tewas Bersimbah Darah
Dalami Kasus Pembunuhan Janda di Boyolali, Polisi Sudah Periksa Saksi
Polisi sudah melakukan pemeriksaan saksi terkait kasus pembunuhan janda penjual bubur di Boyolali. Mereka terus melakukan pengejaran pelaku.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Kasus pembunuhan janda penjual bubur di Boyolali terus didalami Polisi.
Korban adalah Jumiyem (64) warga Dukuh Sidosari RT 16/8 Desa Gubuk, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.
Dia ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya, Kamis (6/4/2023).
Kasatreskrim, AKP Donna Briadi mewakili Kapolres Boyolali, AKBP Petrus Parningotan Silalahi mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa pelaku.
Pihaknya pun juga telah melakukan olah TKP, dan meminta keterangan saksi-saksi.
"Iya kita masih olah TKP. Ada beberapa luka di bagian tubuhnya. sebagian di kepala," kata Donna kepada TribunSolo.com
Donna menekankan, jika kejadian itu merupakan kasus pembunuhan.
Hanya saja, pihaknya masih terus mendalami dan mengejar pelaku.
Baca juga: Misteri Dugaan Pembunuhan Janda Penjual Bubur di Boyolali, Polisi Terjunkan Tim K9
Baca juga: Kronologi Penjual Bubur Tewas Mengenaskan Penuh Luka : Kakak Ipar Curiga Warung Tak Kunjung Buka
"Pembunuhan yang jelas, cuma ya masih kita kroscek dulu," tambahnya.
Dia belum bisa memastikan motif dari pelaku. Apakah ada kaitannya dengan perampokan atau tindak pidana lainnya.
Pelaku masih di buru, jenazah almarhuh juga masih dilakukan otopsi.
"(Ada barang hilang) Belum itu masih kita dalami," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Polisi-melakukan-olah-TKP-kejadian-diduga-pembunuhan-di-Dukuh-Sidosari-RT-16-RW-8-Gubug-Cepogo.jpg)