Berita Boyolali
Penuh Sesak, Kondisi Pasar Hewan Jelok Boyolali Diserbu Warga Jelang Idul Adha
Pasar hewan Jelok, Cepogo ramai dikunjungi orang. Apalagi ini mendekati musim kurban, Idul Adha. Banyak pembeli dan pedagang berkumpul.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Hari Raya Idul Adha tinggal 2 pekan lagi.
Pasar hewan Jelok, Cepogo, pun mulai terlihat geliat keramaiannya, Sabtu (10/6/2023).
Bertepatan dengan hari pasaran, pahing, pasar hewan yang masuk kategori terbesar di Jawa Tengah ini pun dipadati pedagang dan pembeli sapi.
Beragam sapi dengan ukuran dan harga dipamerkan di pasar ini.
Tranksaksi jual beli pun terjadi di pasar hewan ini.
Kembar, salah satu pedagang sapi asal Ampel mengaku sudah 2 pasaran ini, pasar hewan Jelok ramai.
"Alhamdulillah, sudah laku satu ekor," katanya.
Baca juga: Belasan Sapi Ditolak Masuk ke Pasar Hewan Jelok Boyolali, Gegara Alami Gejala LSD
Dia menyebut, untuk saat ini sapi yang paling banyak dicari adalah sapi siap kurban dengan harga kisaran Rp 21-24 juta.
"La kan, kebanyakan itu yang nyari kelompok jemaah iuran untuk kurban. jadi kalau 7 orang kan iurannya Rp 3-4 juta," tambahnya.
Adit salah satu pembeli sapi rela datang jauh-jauh dari Jakarta untuk membeli sapi di pasar hewan Jelok, Boyolali ini.
Pedagang sapi musiman itu mengaku di pasar hewan Jelok ini, dia bisa mendapatkan sapi sesuai yang dia inginkan.
"Kalau pasaran di Jakarta itu yang bagus ya sapi-sapi kayak gini (PO, Lemosin, Si Metal, Jawa)," jelasnya.
Banyaknya pasokan sapi dari berbagai daerah yang masuk ke pasar Hewan ini menjadikannya lebih leluasa memilih.
"Kalau harganya memang naik, kenaikannya antara Rp 1,5-3 juta per ekor," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-pasar-hewan-Jelok.jpg)