Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Info Sukoharjo

Bukti Kepedulian, Pemkab Sukoharjo Gelontorkan Rp 7,9 Miliar untuk 399 RTLH Warga Kurang Mampu

Bupati Etik Suryani mengatakan bantuan RTLH merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu.

Penulis: Anang Maruf Bagus Yuniar | Editor: Reza Dwi Wijayanti
Tribunsolo.com/Anang
Bupati Sukoharjo serahkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) ke warga kurang mampu. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Anang Ma'ruf

TRIBUNSOLO.COM, SUKOHARJO - Sebanyak 399 warga kurang mampu di Sukoharjo mendapatkan bantuan oleh Bupati Sukoharjo.

Bantuan tersebut berupa dana rehab untuk Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang di berikan di empat kecamatan di Sukoharjo.

Bantuan tersebut merupakan Kepedulian Bupati Sukoharjo terhadap warga kurang mampu.

Baca juga: Bupati Sukoharjo Hadiri Hari Bhayangkara ke-77, Ini Pesan Etik Suryani untuk Polri Jelang Pemilu

Mengingat bantuan tersebut tidaklah sedikit, Bupati Sukoharjo memberikan bantuan tersebut di Gedung Menara Wijaya, Selasa (20/6/2023).

Bupati Etik Suryani mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga kurang mampu.

"Yang pasti ini kepedulian kami (Pemerintah Kabupaten Sukoharjo) terhadap warga yang kurang mampu," ujarnya.

Tak tanggung-tanggung, bantuan tersebut senilai Rp 7,9 Miliar.

Bantuan tersebut diberikan di empat Kecamatan di Sukoharjo, empat kecamatan tersebut yakni Kecamatan Baki 73 penerima, Kecamatan Gatak 120 penerima, Kecamatan Grogol 125 dan Kecamatan Kartasura 81 penerima.

"Setiap warga yang menerima bantuan RTLH menerima senilai Rp 20 Juta, untuk Peningkatan Kualitans Rumah Tak Layak Huni (PK RTLH)," terangnya.

Perempuan nomor satu di Sukoharjo tersebut juga menjelaskan Rp 7,9 miliar, diantaranya bersumber dari Pemkab Sukoharjo, Baznas, DPRD Sukoharjo, DPR RI dan Gubernur Jawa Tengah.

Baca juga: 150 Kades di Sukoharjo Hadiri Undangan Sarasehan se-Jawa Tengah, Etik Suryani: Tidak Ada Politik

Diharapkan dengan bantuan tersebut warga yang rumahnya tidak layak huni dapat membangun rumah yang sehat dan layak.

Mengingat bantuan tersebut tidaklah sedikit, bupati meminta agar OPD desa atau kecamatan mengawasi langsung di lapangan agar bantuan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh penerima.

"Saya meminta kepada lurah atau camat untuk cek warganya jika didapati warga yang memang kurang mampu atau rumahnya tak layak huni, ambil foto kirim ke saya biar kami segera berikan bantuan yang layak," tandasnya. (*/adv)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved