Berita Karanganyar
Makutoromo Tourism Center Jadi Jujugan Wisatawan, Ada Ribuan Oleh-oleh Khas Karanganyar, Produk UMKM
Manager The Makutoromo, Joko Bayu Dwiatmono mengatakan toko oleh-olehnya menjual 1.500 item dari 125 UMKM di Kabupaten Karanganyar.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, KARANGANYAR - Jalan-jalan ke objek wisata tentu belum lengkap apabila belum membawa buah tangan dari lokasi wisata yang dikunjungi.
Di Kabupaten Karanganyar, terutama di sepanjang Jalan Solo-Tawangmangu ada toko oleh-oleh yang menjadi jujugan wisatawan.
Namanya Makutoromo Tourism Center.
Jadi jujugan, karena banyaknya dan beragamnya jenis oleh-oleh yang ditawarkan, serta merupakan produk UMKM di Kabupaten Karanganyar.
Manager The Makutoromo, Joko Bayu Dwiatmono mengatakan toko oleh-olehnya menjual 1.500 item dari 125 UMKM di Kabupaten Karanganyar.
"Kami mulai menjual dari produk basah, kering, beku, pakaian serta aksesoris, yang berasal dari UMKM yang tersebar di Karangpandan, Matesih, Ngargoyoso, Mojogedang, hingga Tawangmangu," kata Joko kepada TribunSolo.com, Minggu (9/7/2023).
Baca juga: Pengunduran Diri Juliyatmono Sudah Diparipurnakan DPRD Karanganyar, Kini Tunggu Arahan Kemendagri
Joko mengatakan sejarah berdirinya The Makutoromo Tourism Center ini berawal dari amanat dari Bupati Karanganyar Juliyatmono.
Juliyatmono meminta The Makutoromo Tourism Center mewadahi produk UMKM di Kabupaten Karanganyar.
Saat itu, Lawu Grup selaku pengelola The Makutoromo Tourism Center ini dipercaya Bupati Karanganyar Juliyatmono untuk mengelola suatu ruangan di Terminal Wisata Makutoromo Karanpandan untuk menjadi pusat oleh-oleh khas Kabupaten Karanganyar.
"Alhamdulillah sejak Makutoromo berdiri, tingkat kunjungan omzet belanja, terus meningkat," ungkap Joko.
Terkait produk yang ditawarkan di pusat oleh-oleh The Makutoromo Tourism Center, dibanderol mulai dari harga Rp8 ribuan.
Sementara itu, jam operasional The Makutoromo Tourism Center mulai pukul 10.00 WIB sampai pukul 20.00 WIB untuk hari biasa.
Sedangkan jam operasional akhir pekan, mulai pukul 10.00 WIB, sampai pukul 22.00 WIB.
Panen Cuan
Liburan di awal Juli 2023 terbukti mendongkrak perekonomian pariwisata di Kabupaten Karanganyar.
Mulai penyedia wahana wisata, rumah makan, hotel hingga pusat oleh-oleh di Kabupaten Karanganyar ikut merasakan getah manisnya liburan sekolah itu.
Salah satunya, toko oleh-oleh The Makutoromo Tourism Center yang berada di Terminal Wisata Makutoromo, Karanpandan, Karanganyar.
Manajer The Makutoromo Tourism Center, Joko Bayu Dwiatmono mengaku omzet belanja di tempatnya terus meningkat.
"Untuk omzetnya selalu ada naik, dari data yang kami catat, sejak 1 Juli 2023 sampai 9 Juli 2023 jumlah kunjungan berdasarkan struk belanja mencapai 2.853 struk belanja," ucap Joko kepada TribunSolo.com, Minggu (9/6/2023).
Joko mengatakan jumlah tersebut termasuk tinggi karena pada Juni 2023, tercatat ada 8.335 struk yang keluar dengan total rata-rata Rp 1 miliar.
Meskipun demikian, jumlah tersebut masih belum memenuhi target yaitu senilai Rp 1,5 miliar setiap bulan.
"Kami optimis bisa capai target tersebut, karena omzet selalu meningkat," ungkap Joko.
Ia mengatakan, pengunjung di The Makutoromo Tourism Center ini paling banyak berasal dari Jawa Tengah dan DIY.
Baca juga: Lawu Culture and Tourism Festival 2023 Digelar di Karanganyar, Pamerkan Pusaka dan Budaya Indonesia
Pengunjung yang dimaksud berasal dari Demak, Pati, Kudus, Semarang, Pekalongan, Batang, Jogja.
"Pengunjung asal Jawa Timur, sudah lumayan banyak seperti Sidoarjo, Surabaya, namun untuk dari Jawa Barat dan Jakarta jarang," pungkasnya.
Sementara itu, berdasarkan pantauan TribunSolo.com, kondisi di The Makutoromo Tourism Center, mulai pukul 17.00 WIB sudah terjadi peningkatan pengunjung.
Bus-bus pariwisata yang membawa wisatawan parkir di kawasan Terminal Makutoromo.
Wisatawan pun mulai turun dari bus seraya memasuki The Makutoromo Tourism Center.
Mereka lantas berburu oleh-oleh dan makanan khas Kabupaten Karanganyar.
Desi (38), warga Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat mengaku datang Karanganyar untuk berlibur di Tawangmangu.
Selain itu, dia bersama suami dan satu orang anaknya datang ke Karanganyar hendak menemui saudaranya.
"Datang ke sini (Makutoromo Tourism Center) pertama, tadi habis liburan di Lawu Park, Grojogan Sewu lalu mampir sini," kata Desi.
(*)
Meski Baru Menjabat, Bupati dan Wabup Karanganyar Tak Open House Saat Momen Lebaran: Terkendala Dana |
![]() |
---|
Pembangunan Bendungan Jlantah Karanganyar Akibatkan Hilangkan Satu Dusun |
![]() |
---|
Bikin Kaya Mendadak Warga Karanganyar, Bendungan Jlantah Ini Belum Rampung Dibangun, Kapan Selesai? |
![]() |
---|
Begini Proses Pembangunan Bendungan Jlantah yang Buat Warga Karanganyar Jadi Kaya Mendadak |
![]() |
---|
Dapat Ganti Rugi Proyek Waduk Jlantah Karanganyar, Warga Pakai Uangnya untuk Beli Mobil |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.