Klaten Bersinar
Selamat Datang di Klaten Bersinar

Pemilu 2024

Kedekatan PKB-PDIP, Alarm Buat Prabowo, Gus Jazil : Muhaimin Harus Masuk Kertas Suara

Kedekatan PKB dan PDIP yang ditunjukkan beberapa waktu belakangan ini bisa menjadi alarm bagi Prabowo Subianto dan Gerindra. 

Penulis: Tribun Network | Editor: Adi Surya Samodra
TRIBUNNEWS/JEPRIMA
Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto (kiri) melakukan salam komando dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar, Jumat (28/4/2023). 

TRIBUNSOLO.COM - Kedekatan PKB dan PDIP yang ditunjukkan beberapa waktu belakangan ini bisa menjadi alarm bagi Prabowo Subianto dan Gerindra. 

Setidaknya itu yang menjadi penilaian Waketum PKB, Jazilul Fawaid alias Gus Jazil.

Alarm yang dimaksukan olehnya agar Gerindra dengan PKB bisa segera mengumumkan pasangan capres-cawapres.

Sebab, selama 11 bulan jalin Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) denga Gerindra, belum ada juga kepastian soal siapa yang akan diusung.

Padahal dalam perjanjian kerja sama koalisi kata Gus Jazil, Prabowo sudah memegang tiket capres, sementara cawapresnya adalah Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

Baca juga: Jokowi Disebut Sudah Memilih, PKB Nilai Tebak-tebak Menghibur, Meski Yakin Mengarah ke Prabowo

Sementara di sisi lain kata Gus Jazil, terdapat kode dari PDIP untuk PKB menjalin kerja sama.

"Persis. Jadi justru (kedekatan dengan PDIP) ini kalau bisa makin ya mempercepat (pengumuman capres-cawapres)," kata Gus Jazil di Rumah Dinas Cak Imin, Kompleks Widya Chandra IV, Jakarta Selatan. Kamis (27/7/2023) dikutip dari Tribunnews.

Terlebih kata dia, desakkan untuk deklrasi sosok capres-cawapres itu juga hadir dari para kiayi dan kader PKB saat peringatan hari lahir (harlah) ke-25 tahun PKB, Minggu kemarin.

Pengumuman paslon dalam waktu segera juga dinilai penting untuk mengetahui siapa sosok pendamping Prabowo Subianto.

"Keadaan itu supaya harapan para kiai, para kader yang kumpul banyak itu pulang kan rasanya kok masih tanya-tanya lagi sampai rumah, 'apa keputusannya, kapan diputuskan, siapa pak Muhaimin jadi masuk atau tidak'," kata dia.

Baca juga: Elektabilitas Anies di Bawah Ganjar & Prabowo, Demokrat : Konsolidasi Cepat, Deklarasi Disegerakan

Menurut Gus Jazil, belum diumumkannya nama capres-cawapres dari KKIR ini tinggal menunggu keputusan dari Partai Gerindra.

Sebab, PKB kata Wakil Ketua MPR RI itu sudah secara tegas mendorong agar Cak Imin masuk dalam kertas suara Pilpres mendatang.

"Mungkin terlalu banyak menimbang-nimbang, ditimbang sana ditimbang sini. Berat sana berat sini," kata Gus Jazil.

"Makanya menurut saya, kalau PKB tidak ada timbang-timbang. PKB sudah jelas dan tegas bahwa pak Muhaimin harus masuk di kertas suara," tambahnya.

(*)

Sumber: TribunSolo.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved