Berita Boyolali
Berawal dari Nganggur, Warga Boyolali Buka Usaha Layang-layang, Datangkan Cuan Rp5 Juta per Bulan
Usaha layang-layang ternyata juga menghasilkan cuan besar. Seperti yang dilakukan Sholichin (33) warga Boyolali, sebulan dapat Rp5 juta.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Ryantono Puji Santoso
TribunSolo.com/Tri Widodo
Proses pembuatan layang-layang di Dukuh Plumutan, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Boyolali, Selasa (1/8/2023).
Kemudian, pada tahun 2019 gelombang covid-19 menyerang hingga membuatnya banyak di rumah karena tak ada pekerjaan alias pengangguran.
"Mulainya ya tahun 2019 pas covid itu. Terus buat layangan. Nah ternyata ada minat. Terus bikin lagi sampai sekarang," tambahnya.
Dalam membuat layang-layang ini, Sholichin menggamankan bambu pilihan.
Hanya bambu jenis Pethung yang dia gunakan.
Bambu besar dan lurus itu dia beli dengan harga Rp 112 ribu per batang.
"Satu Bambu ukuran 7 meteran bisa jadi 100an buah layang-layang," pungkasnya. (*)
Berita Terkait
Berita Terkait: #Berita Boyolali
ALASAN Sopir Pikap Divonis 8 Bulan Bui Pasca Buat Petani Tewas Terlempar di Boyolali, Dianggap Lalai |
![]() |
---|
Sopir dalam Insiden Laka Mobil Pikap Sayur di Selo Boyolali Divonis 8 Bulan Penjara |
![]() |
---|
3 Fakta Menghitamnya Sungai di Sambi Boyolali, Pelaku Pembuang Limbah yang Cemari Diminta Bertobat |
![]() |
---|
Diduga Tercemar Limbah, Sungai di Sambi Boyolali Keruh Hitam dan Berbau |
![]() |
---|
Warga di Dua Desa Boyolali Resah, Sungai yang Biasa Mereka Gunakan Tercemar Limbah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.