Temuan Gading Gajah Purba Sragen
KONDISI Gading Gajah Purba yang Ditemukan di Sragen : Rapuh, Panjang 3,25 Meter, Diameter 25 Cm
Fosil gading gajah purba yang ditemukan di Dukuh/Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen memiliki ukuran yang jumbo.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Fosil gading gajah purba yang ditemukan di Dukuh/Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen memiliki ukuran yang jumbo.
Petugas Museum Sangiran, Suwito mengatakan fosil tersebut memiliki panjang lebih dari 3 meter.
"Panjangnya tadi kita ukur 3,25 meter," ujar dia.
"Kalau diameternya 25 sentimeter itu paling ujung," tambahnya.
Baca juga: BREAKING NEWS : Warga Kalijambe Sragen Temukan Gading Gajah Purba Saat Gali Pondasi Rumah
Baca juga: Sebelum Fosil Gigi-Rahang Gajah Purba, Warga Karanganyar Sudah Temukan Fosil Paha di Ladang Kacang
Kondisi fosil melengkung, dimana semakin runcing pada ujungnya
Temuan gading gajah tersebut kemudian melewati tahapan pembersihan.
Setelah dibersihkan, terlihat lapisan berwarna putih.
Menurut Suwito, kondisi fosil dalam kondisi rapuh, atau mudah rusak.
Oleh karenanya, fosil tersebut akan diperlakukan dengan hati-hati.
"Kondisi temuan cukup rapuh, harus dilakukan konsolidasi lebih lanjut, setelah diberi poliuretana," ujar dia.
"Ada kerusakan sedikit, kena linggis, karena pas ditemukan pakai linggis," tambahnya.
Proses Temuan
Sebelumnya, warga Sragen menemukan fosil gading gajah purba saat membuat fondasi rumah, Dukuh/Desa Ngebung, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Senin (31/7/2023).
Proses ekskavasi atau penyelamatan fosil dilakukan pada Selasa (1/8/2023).
Pantauan TribunSolo.com di lapangan, fosil gading gajah belum dipindahkan dari lokasi temuan hingga pukul 14.50 WIB.
Temuan fosil gading gajah purba tersebut membuat warga sekitar penasaran.
Warga pun berdatangan untuk melihat temuan fosil gading gajah tersebut.
Baca juga: Pengakuan Sardi Sebelum Temukan Guci Dinasti Tang di Klaten : Hingga Jam 3 Pagi Belum Bisa Tidur
Baca juga: Hendak Buat Pondasi Rumah, Warga Malah Temukan Batuan Diduga Fosil Gajah Purba di Dayu Karanganyar
Pemilik rumah, Rudi Hartono mengatakan fosil itu ia temukan ketika hendak membuat fondasi rumah.
Ketika menggali tanah sedalam 40 cm, tiba-tiba linggis yang dipakainya membentur benda keras.
Ketika dicek, pecahan tersebut ternyata bukan batu biasa.
"Itu kan dapat bantuan bedah rumah, ini rencana menggali untuk dibangun fondasi, sempat kena linggis, pecah sedikit," katanya kepada TribunSolo.com, Selasa (1/8/2023).
Sementara itu, petugas dari Museum Sangiran, Suwito mengatakan fosil tersebut memiliki panjang lebih dari 3 meter.
"Panjangnya tadi kita ukur 3,25 meter, kalau diameternya 25 sentimeter itu paling ujung," ujarnya.
(*)
SOSOK Rudi Hartono, Penemu Fosil Gading Gajah Purba di Sragen : Operator Mesin Perontok Padi |
![]() |
---|
NASIB Fosil Gading Gajah Purba yang Ditemukan di Sragen : Tak Diserahkan ke Museum |
![]() |
---|
LOKASI Penemuan Fosil Gading Gajah Purba di Sragen : di Tanah Bekas Limasan Jawa, Warisan Nenek |
![]() |
---|
CERITA Rudi, Penemu Fosil Gading Gajah Purba di Sragen: Tak Mimpi Apapun, Gali 40 Cm Temukan Fosil |
![]() |
---|
Apa itu Stegodon, Gajah Purba yang Fosil Gadingnya Ditemukan di Sragen : Hidup 5 Juta Tahun Lalu |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.