Klaten Bersinar

Bupati Sri Mulyani Kenang Sosok Mendiang Kepala Dinkes Klaten Dokter Cahyono: Pekerja Keras & Loyal

Dokumentasi Prokopim Setda Kabupaten Klaten
Momen Bupati Klaten, Sri Mulyani dan Almarhum Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Dr Cahyono Widodo, saat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten mendapatkan penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award 2022 dari BPJS Kesehatan. 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ibnu Dwi Tamtomo

TRIBUNSOLO.COM, KLATEN - Kehilangan dan sedih turut dirasakan Bupati Klaten, Sri Mulyani atas kepergian Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Klaten, Dr Cahyono Widodo, Kamis (3/8/2023).

Almarhum tutup usia di umur 56 tahun setelah mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Kariadi, Semarang.

"Saya dapat kabar almarhum meninggal sekitar pukul 17.00 WIB dari salah satu staf Dinas Kesehatan yang memang kebetulan sudah ada di Rumah Sakit Karyadi, Semarang," ungkapnya (13/8/2023).

Baca juga: Bupati Sri Mulyani Tandatangani MoU dengan PT Tirta Investama, Komitmen Bersama Membangun Klaten

Bahkan untuk memantau langsung kesehatan Almarhum, Sri Mulyani sempat mengutus Sekertaris Dinkes dan Direktur RSUD Bagas Waras yang seharusnya mendampinginya dalam kegiatan Sambang Warga untuk bertolak ke RSUP Dr Kariadi, Semarang, Kamis (3/8/2023).

"Tapi karena ditelepon dari Semarang mengabarkan kondisi almarhum drop, setelah mendengar kabar tersebut saya langsung meminta keduanya untuk berangkat ke Semarang."

"Memang semenjak perjalanan dari semarang hingga dilaporkan almarhum meninggal kondisinya terus menurun."

"Sampai akhirnya untuk cahyono kapundut wangsul marang gusti Allah (meninggal dunia)," ungkapnya sedih mengenang Almarhum.

Dirinya mengaku kehilangan atas sosok pemimpin terbaik di Kabupaten Klaten.

Baca juga: Pasar Gedhe Klaten Bakal Terapkan Kebijakan Larangan Merokok

"Tentunya saya selalu Bupati Klaten sangat berduka sekali dengan meninggalnya Dokter Cahyono selaku kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten," ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya mengenang sosok Almarhum sebagai pribadi yang luar biasa dan sosok yang patut diteladani.

"Beliau sosok yang tenang, pekerja keras, penuh dedikasi dan sangat loyal kepada instansi ataupun pimpinan."

"Saat beliau menjadi Kepala Dinas Kesehatan beliau bekerja sangat luar biasa, dan selama menjabat beliau banyak menghadirkan penghargaan untuk Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten," kenangnya.

Lanjut, Sri Mulyani menceritakan komunikasi terakhirnya dengan Almarhum saat dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Kariadi, Semarang.

Tepatnya satu hari menjelang operasi yang akan almarhum jalani.

Baca juga: Tujuh ASN Purna Tugas Dapat Nasi Tumpeng di Hari Terakhir Masuk Kerja dari Sekda Klaten

"Komunikasi terakhir saya pada tanggal 26 sempat membesuk beliau di Rumah sakit Karyadi, sebelum tanggal 27 beliau dioperasi saya membesuk beliau."

"Keadaannya saat itu sangat baik, karena saat itu beliau tidak terpasang alat tambahan waktu pernapasan saat dirawat di rumah sakit," ungkapnya.

Saat itu dirinya tak sendiri, ia turut mengajak Sekda, Assisten Bupati, hingga beberapa Kepala OPD Kabupaten Klaten.

"Saya juga datang untuk menguatkan beliau, dan beliau sangat siap untuk menjalani operasi," ucapnya.

Namun takdir berkata lain, bagaimanapun manusia berencana, Allah punya kehendak.

Kemarin, Kamis (3/8/2023) pukul 17.15 WIB, Almarhum menghembuskan nafas terakhir setelah berjuang melawan penyakit jantung yang ia derita.

Untuk itu ia berdoa semoga almarhum meninggal dalam keadaan husnul khotimah.

"Kita berdoa, semoga almarhum meninggal dalam keadaan husnul khotimah, keluarga yang ditinggalkan kuat dan sabar dalam menjalani takdir ini," pungkasnya.

(*/adv)