Berita Wonogiri
Potret Hari Terakhir Layanan Gratis Trans Jateng Solo-Wonogiri: Antrean Mengular, Waktu Tunggu 2 Jam
Layanan gratis BRT Trans Jawa Tengah (Jateng) Solo-Wonogiri telah memasuki hari terakhir.
Penulis: Erlangga Bima Sakti | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM, WONOGIRI - Layanan gratis BRT Trans Jawa Tengah (Jateng) Solo-Wonogiri telah memasuki hari terakhir.
Layanan tersebut telah diluncurkan sejak Selasa (8/8/2023) lalu.
Di hari terakhir, animo warga untuk merasakan BRT Trans Jateng tinggi.
Itu terlihat dari antrean yang mengular di shelter keberangkatan.
Salah satunya, shelter yang ada di Terminal Tipe C Wonogiri, Minggu (13/8/2023).
Baca juga: DICARI Pelaku Tabrak Lari di Desa Bulusulur Wonogiri yang Tewaskan Nenek Berusia 76 Tahun
Mereka rela menunggu berjam-jam demi naik Trans Jateng Solo-Wonogiri.
"Saya dari pukul 09.30 WIB tadi, sudah sekitar dua jam antre belum naik," ujar Mujiyono, salah satu penumpang asal Kecamatan Grogol, Sukoharjo.
Dia mengaku naik Trans Jateng dari wilayah Grogol.
Di sana, menurutnya, juga terjadi antrean.
Namun tidak seramai di Wonogiri.
Baca juga: Satu Sapi Mati karena Antraks di Wonogiri, Penyebab Penularan Masih Misterius
Antrean penumpang Trans Jateng di Wonogiri sendiri mencapai puluhan meter.
Dari Sukoharjo ke Wonogiri, dia menikmati layanan gratis Trans Jateng bersama istri dan kedua anaknya.
Sesampainya di Wonogiri, dia dan keluarga menyempatkan belanja di pasar.
Sebenarnya jika tidak mau antre dan ingin lebih cepat, dia bisa naik colt lalu oper naik bus untuk sampai ke rumah.
Menurutnya biayanya sekitar Rp 15 ribu per orang.
"Iya sengaja mencoba Trans Jateng, mumpung anak-anak juga libur," jelas dia.
Baca juga: DICARI Pelaku Tabrak Lari di Desa Bulusulur Wonogiri yang Tewaskan Nenek Berusia 76 Tahun
"Tadi dari Grogol sekitar jam 8, tujuan utamanya ya mencoba ini," tambahnya.
Menurutnya antrean panjang itu tak menjadi masalah, sebab hari ini layanan Trans Jateng masih gratis dan dia memahami hal itu.
Mujiyono menilai lumrah jika terjadi antrean, apalagi di hari terakhir layanan gratis.
"Memang antrenya lama, sudah memahami kalau gratis pasti seperti ini, ya harus sabar," pungkasnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/BRT-Trans-Jateng-Wonogiri.jpg)