Berita Sragen
Olah TKP Kebakaran Kandang Ayam di Sragen Baru Dilakukan Pagi Hari, Terkendala Panas dan Gelap
Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam H mengatakan tim inafis Polres Sragen melaksanakan olah TKP pada Rabu (16/8/2023) pagi hari.
Penulis: Mardon Widiyanto | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Mardon Widiyanto
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Kasus terbakarnya kandang ayam milik Munawar di Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen kini dalam proses penyelidikan kepolisian.
Saat ini di sekitar lokasi kejadian sudah steril dan terpasang garis polisi.
Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam H mengatakan tim inafis Polres Sragen melaksanakan olah TKP pada Rabu (16/8/2023) pagi hari.
Diketahui kebakaran terjadi pada Selasa (15/8/2023) malam.
"Ini atas pertimbangan pasca kejadian, kondisi material bangunan masih panas serta kondisi malam hari dan gelap," ucap Jamal, kepada TribunSolo.com, Rabu (16/8/2023).
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari alat penghangat ayam.
Dia mengatakan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian yang ditimbulkan mencapai Rp 360 juta.
Ribuan Ayam Terpanggang
Kandang ayam di Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen hangus terbakar, Selasa (15/8/2023) malam.
Kebakaran tersebut membuat ribuan ayam mati hangus terbakar.
Kapolres Sragen AKBP Jamal Alam H mengatakan kejadian tersebut terjadi pukul 19.15 WIB di Dukuh Gosek, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen.
"Identitas pemilik kandang ayam yaitu Munawar, warga Dukuh Gedad, Desa Baleharjo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen," ucap Jamal, Rabu (16/8/2023).
Jamal mengatakan kejadian tersebut bermula ketika pemilik kandang hendak beristirahat di dalam rumah.
Saat itu, posisi rumah bersebelahan dengan kandang yang berjarak 10 meter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Suasana-kandang-ayam-milik-Munawar-warga-Dukuh-Gedad-Sragen-pasca-hangus-terbakar.jpg)