Pemilu 2024
Setelah Lengser dari Jabatan Gubernur Jateng, FX Rudy yakin Elektabilitas Ganjar Bakal Naik
Pergerakan Ganjar setelah lengser sebagai Gubernur Jateng akan lebih leluasa. Elektabilitasnya diyakini akan naik.
Penulis: Ahmad Syarifudin | Editor: Ryantono Puji Santoso
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ahmad Syarifudin
TRIBUNSOLO.COM, SOLO - Elektabilitas Ganjar Pranowo sebagai Bacapres PDIP diyakini akan meningkat setelah dirinya lengser dari Jabatannya sebagai Gubernur Jateng.
Hal ini dikatakan Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo.
Dia mengatakan, Ganjar akan lengser sebagai Gubernur Jateng pada 5 September 2023.
Setelah lengser, Ganjar bisa lebih bebas untuk datang ke berbagai daerah di Indonesia.
Hal ini tentunya akan berpengaruh pada elektabilitasnya.
Wajar Masih di Bawah Prabowo
Rudy juga menganggap wajar jika elektabilitas Bacapres PDIP Ganjar Pranowo di beberapa kali survei masih berada di nomor dua.
Sebab, posisinya sebagai Gubernur Jawa Tengah membuat pergerakannya terbatas.
"Harus saya sadari Ganjar Pranowo tugasnya sebagai Gubernur Jawa Tengah selesainya 5 September 2023. Sehingga kalau elektabilitas masih di nomor dua, saya katakan wajar," jelas FX Rudy saat ditemui di kediamannya Rabu (16/8/2023).
Berbeda dengan Bacapres Gerindra Prabowo Subianto dan Bacapres Koalisi Perubahan Anies Baswedan.
Prabowo yang masih aktif sebagai Menteri Pertahanan lebih leluasa menaikkan elektabilitas.
Begitu juga dengan Anies sebagai Mantan Gubernur DKI Jakarta.
"Karena tidak bisa bergerak di luar Jawa Tengah kecuali menghadiri undangan yang kaitannya dengan pemerintahan," terangnya.
Justru ia menganggap Ganjar berada di nomor dua merupakan sebuah prestasi.
Baca juga: Tanda-tanda Gibran akan Jadi Cawapres Prabowo, Posko Pemenangan di Karanganyar Segera Didirikan
Pihaknya pun akan segera memacu lebih keras kampanye di luar daerah setelah lengser saat ia pensiun 5 September 2023 mendatang.
"Kalau dibanding Prabowo dan Anies sudah nomor dua, tidak kemana-mana saja sudah nomor dua. Setelah 5 September kita gas pol untuk Ganjar Pranowo," tuturnya.
Menurutnya, meski masih nomor dua, elektabilitas Ganjar menunjukkan tren positif.
Salah satunya di Jawa Barat yang sudah bisa meraih 29 persen.
"Saya kemarin ke Jawa Barat dikenal Pak Ganjar 29 persen, Pak Prabowo lebih, itu hal yang wajar. Sudah tiga kali mencalonkan wakil presiden, presiden, presiden. Dan Menteri Pertahanan sehingga leluasa kesana-kemari," ungkapnya.
Ia pun akan bekerja keras untuk menaikkan elektabilitas Ganjar di luar Jawa Tengah.
Termasuk di tingkat kabupaten/kota sampai RW.
"Kerja keras ini hukumnya wajib karena rekomendasi sudah turun kepada Ganjar Pranowo sebagai calon presiden kita sebagai kader partai di tingkat kota kabupaten sampai di tingkat RW bekerja terus konsolidasi terus. Saya keliling nampaknya ada perubahan yang signifikan," jelasnya. (*)
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.