Berita Boyolali
Makam Tua di Lereng Gunung Merbabu, Konon Dijaga Macan Putih dan Kakek-kakek, Ada Gamelan Gaib
Makam tersebut dijaga oleh macan putih gaib. Sosok gaib lainnya berwujud kakek-kakek berpakaian jawa.
Penulis: Tri Widodo | Editor: Vincentius Jyestha Candraditya
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Tri Widodo
TRIBUNSOLO.COM, BOYOLALI - Makam tua banyak menyimpan misteri.
Salah satunya makam yang ada di Lereng Gunung Merbabu ini.
Adalah Makam Kyai Syekh Kerto Muhammad dan Kyai Sodruno, yang merupakan pepunden Dukuh Gunungsari, Desa Senden, Kecamatan Selo, Boyolali.
Makam tersebut dijaga oleh macan putih gaib.
Sosok gaib lainnya berwujud kakek-kakek berpakaian jawa.
Menurut Kaur Kesra Desa Senden, Puryanto makam tersebut memiliki banyak keutamaan.
Masyarakat pun banyak yang menziarahi makam tersebut sekaligus bermeditasi di makam ini.
"Ada beberapa versi penunggunya. Katanya macan putih kalau tidak ya sosok kakek-kakek. Memang sudah diceritakan pernah pernah ada yang lihat," ujar Puryanto, kepada TribunSolo.com, Selasa
Selain sosok penunggu gaib, di makam itu juga memiliki seperangkat gamelan gaib.
Jika ada yang mau meminjam untuk digunakan untuk acara-acara tertentu gamelan itu akan menampakkan diri.
Hanya saja, karena ada warga yang tak patuh terhadap aturan dari leluhur, gamelan itu pun akhirnya muksa.
Baca juga: Proyek Tol Solo-Jogja: 4 Keluarga di Kliteh Boyolali Ketar-ketir, Jalan Pengganti Tak Kunjung Dibuat
Baca juga: Jadwal Cek Kadar Emisi Kendaraan Gratis di Boyolali, Datang ke Dishub Boyolali, Dibuka hingga Kamis
Sesepuh Dusun Gunung Sari, Desa Senden sekaligus juru kunci makam, Harjo Warsidi (77) mengaku kerap mengantarkan orang untuk tirakatan.
Peziarah memiliki pengharapan tertentu, terutama dilancarkan rezeki dan jodohnya.
Biasanya, peziarah akan memintanya untuk melantarkan pengharapan dari pemilik hajat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Makam-Kyai-Syeh-Kerto-Muhammad-di-Dukuh-Gunungsari-Desa-Senden-Kecamatan-Selo.jpg)