Pemilu 2024
Megawati Sempat Usul KPK Dibubarkan, Ganjar Pranowo Terang-terangan Tak Setuju : Harusnya Dikuatkan
Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat ditanya pendapatnya ihwal Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sempat mengusulkan agar KPK dibubarkan.
Penulis: Tribun Network | Editor: Hanang Yuwono
TRIBUNSOLO.COM - Bakal calon presiden dari PDIP, Ganjar Pranowo, berjanji bakal memperkuat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) jika dia terpilih menjadi presiden RI.
Ganjar Pranowo sendiri tak sepakat jika KPK harus dibubarkan.
Pernyataan itu disampaikan Ganjar saat ditanya pendapatnya ihwal Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sempat mengusulkan agar KPK dibubarkan.
Baca juga: Anies Baswedan Sindir Penegakan Hukum di Indonesia : Mereka yang Kuat Tidak Tersentuh
"(KPK) Sepakat dikuatkan," kata Ganjar dalam dialog "3 Bacapres Bicara Gagasan" di Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (19/9/2023).
Mantan Gubernur Jawa Tengah ini juga membuaka peluang untuk merevisi kembali Undang-undang KPK.
"Harus saya jawab untuk kali ketiga. Satu, dikuatkan. Dua, revisi regulasi," ujarnya.
Dia berpendapat, revisi aturan itu perlu pengakuan politik, salah satunya di parlemen.
Menurut Ganjar, peran parelmen sangat penting untuk merevisi aturan tersebut.
Baca juga: PDIP Panik Dikeroyok Koalisi Gemuk Prabowo? Hasto : yang Terpenting Itu Kelincahan
"Orang boleh sinis soal parlemen, tetapi ilmu paling dasar check and balance system dalam trias politika itu ada. Para ilmuwan pendahulu sudah melakukan itu. Maka yudikatifnya yang akan melakulan, tetapi yang memproduksi regulasi adalah parlemen," ucap Ganjar.
Ganjar dalam kesempatan itu juga menekankan penguatan sistem tidak hanya perlu dilakukan kepada KPK, namun juga Kejaksaan dan Kepolisian sebagai aparat penegak hukum.
Pernyataan Ganjar Pranowo ini jelas kontra dengan usulan Megawati Soekarnoputri.
Sebelumnya Ketum PDIP mengusulkan kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk membubarkan KPK.
Baca juga: Momen Anies Baswedan Refleksi Diri di Depan Cermin Bikin Mahasiswa Tersentuh, Ceritakan Pesan Ibu
Megawati mengusulkan hal itu karena jengkel kehadiran KPK tidak efektif dalam memberantas korupsi di Indonesia.
"Saya sampai kadang-kadang bilang sama Pak Jokowi, 'sudah deh, bubarkan saja KPK itu, Pak, menurut saya enggak efektif'," kata Megawati (21/8).
Dia juga mengaku gemas melihat penegakan hukum di Indonesia yang tidak berjalan dengan baik.
"Lihat noh rakyat yang masih miskin, ngapain kamu korupsi akhirnya masuk penjara juga, bohong kalau enggak kelihatan," ujar Mega.
"Persoalannya, penegak hukumnya mau tidak menjalankan hukum di Indonesia ini yang sudah susah payah saya buat.”
(*)
Gibran Menyambut Bergabungnya PKS di Koalisi Pemerintah, Soal PDIP Tunggu Keputusan Prabowo |
![]() |
---|
Gagal Dilantik, Caleg dari PDIP Datangi Kantor KPU Lagi dan Minta Tunda Pelantikan DPRD Karanganyar |
![]() |
---|
Anggota DPRD Boyolali Periode 2024-2029 Dilantik, Susetya Kusuma Jadi Ketua Sementara |
![]() |
---|
Jalan Tarso dan Teguh di Pilkada Wonogiri Jateng Makin Terbuka, Golkar Beri Rekomendasi |
![]() |
---|
Blak-blakan Teguh Prakosa Bicara Soal Koalisi di Solo Jateng: Sebut Masih Cair, Bisa Berubah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.