Pemilu 2024
Bobby Nasution Dipecat dari Partai, Berikut Ini Penjelasan DPC PDI Perjuangan Kota Medan
Pemecatan itu disebabkan karena menantu Presiden Jokowi itu melanggar aturan partai usai mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Penulis: Tribun Network | Editor: Erlangga Bima Sakti
TRIBUNSOLO.COM - Wali Kota Medan, Bobby Nasution dipecat dari DPC PDI Perjuangan Kota Medan.
Pemecatan itu disebabkan karena menantu Presiden Jokowi itu melanggar aturan partai usai mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
"Iya benar diberhentikan karena dianggap melanggar aturan partai. Jadi agar dia punya tanggungjawab dan tidak anggap sepele sebagai kader," kata Bendahara PDIP Medan Boydo Panjaitan, Selasa (14/11/2023).
Baca juga: Pilpres 2024, Sejumlah Aktivis 98 Solo Dukung Prabowo-Gibran, Bicara soal HAM & Dinasti Politik
Soal pengakuan Bobby yang telah telah berkomunikasi dengan Sekretaris PDI Perjuangan Medan soal pengembalian KTA, ia membantahnya.
Menurut dia partai tidak pernah berkomunikasi terkait hal tersebut.
"Itukan pernyataan Bobby (bilang komunikasi ke sekretaris) tapi kita di partai tidak pernah. Kita tidak tau ya, karena kata dia (Bobby) sudah ada komunikasi dengan sekretaris, namun kita di partai belum ada pernah diberitahu dan komunikasi apa maksud tujuannya," ujar dia.
Baca juga: Langgar AD/ART, DPP PDI Perjuangan Bakal Proses Pemecatan Bobby Nasution yang Diusulkan DPC Medan
Adapun Bobby telah diberikan waktu tiga hari untuk mengembalikan KTA, sebelum akhirnya DPP PDI Perjuangan memberhentikannya.
"Makanya kita dengan tegas keluarkan surat seperti itu supaya jelas saja, bahwa kita tidak mau partai kita dianggap sembarangan karena ada kader yang melanggar AD atau ART partai," ujar Boydo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/PDIP-resmi-pecat-Wali-Kota-Medan-Bobby-Nasution.jpg)