Pria Sragen Hanyut di Bengawan Solo
PENCARIAN Pencari Ikan Sragen Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Radius 100 Meter, Libatkan 65 Relawan
Proses pencarian pencari ikan, Sriyono (37) yang hanyut di Sungai Bengawan Solo masih berlanjut hingga Jumat (17/11/2023) siang.
Penulis: Septiana Ayu Lestari | Editor: Adi Surya Samodra
Laporan Wartawan TribunSolo.com, Septiana Ayu Lestari
TRIBUNSOLO.COM, SRAGEN - Proses pencarian pencari ikan, Sriyono (37) yang hanyut di Sungai Bengawan Solo masih berlanjut hingga Jumat (17/11/2023) siang.
Warga Desa/Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen itu hilang sejak Kamis (16/11/2023) sekira pukul 23.30 WIB.
Korban hanyut terbawa derasnya arus Sungai Bengawan Solo diduga karena terpeleset.
Data yang dihimpun dari posko pencarian, terdapat 65 personel yang turun membantu proses pencarian.
Mereka terdiri dari unsur TNI/Polri, BPBD Kabupaten Sragen, hingga perwakilan relawan dari berbagai komunitas.
Baca juga: KESAKSIAN Teman Pencari Ikan Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Korban Sempat Berteriak Minta Tolong
Baca juga: KRONOLOGI Warga Sragen Hanyut di Sungai Bengawan Solo, Sempat Terseret 30 Meter Sebelum Hilang Jejak
Jumlah tersebut belum termasuk personel Basarnas yang juga turut mencari korban.
Sementara itu, relawan yang ikut membantu pencarian tidak hanya berasal dari wilayah Solo Raya saja, melainkan juga berasal dari Kabupaten Ngawi.
Kapolsek Jenar, Iptu Rudi Hartono mengatakan proses pencarian sementara dilakukan di radius 100 meter dari titik awal diduga hanyut.
"Untuk pencarian radius dari titik awal hanyut kurang lebih sekitar 100 meter," katanya kepada TribunSolo.com, Jumat (17/11/2023).
"Kita usahakan bersama BPBD, Basarnas, dan tim relawan gabungan lain," tambahnya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/solo/foto/bank/originals/Relawan-gabungan-sedang-berusaha-mencari-warga-Sambungmacan-Sragen-yang-hanyut.jpg)